Saat Nelayan Adu Balap dan Kreativitas

Karnaval Katinting yang baru pertama kali digelar oleh Balai Taman Nasional Bunaken merupakan even yang menyasar nelayan kecil dan tradisional.

Saat Nelayan Adu Balap dan Kreativitas
citizen reporter/eko handoyo
Lomba balap dan menghias ketinting. 

Oleh
Eko Handoyo
Pengendali Ekosisten Hutan Balai Taman Nasional Bunaken

KARNAVAL Katinting yang baru pertama kali digelar oleh Balai Taman Nasional Bunaken merupakan even yang menyasar kepada masyarakat khususnya nelayan kecil dan tradisional.

Ini merupakan apresiasi kepada nelayan kecil dan tradisional dalam membangun rasa bangga dalam pengelolaan konservasi di Taman Nasional Bunaken

Kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan kegiatan masyarakat nelayan kecil dan tradisional dalam budaya dari generasi ke generasi.

Katinting karnaval dilaksanakan pada hari Jumat dan sabtu tanggal 15-16 Desember 2017 yang bertempat di Desa Arakan, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan.

Kawasan ini merupakan bagian dari daerah penyangga bagian selatan Taman Nasional Bunaken. Aktivitas lapangan mulai dari Balap Katinting dan Parade Perahu Hias Katinting.

Peserta karnaval katinting berjumlah 100 peserta yang menggunakan perahu dan mesin katinting.
Jumat (15/12/2017), seluruh peserta mengikuti babak kualifikasi katinting balap.

Sejak siang, selesai salat Jumat, peserta lomba sudah berkumpul di pinggir pantai.

Lomba menghias dan balap ketinting.
Lomba menghias dan balap ketinting. (citizen reporter/eko handoyo)

Dalam sekali balap terdiri dari 4 race peserta. Pemenang race akan mengikuti grand final pada Sabtu (16/12/2017) yang berjumlah 20 peserta.

Adapun peserta yang gugur sebanyak 80 peserta di perlombaan balap katinting pada Jumat masih diberikan kesempatan untuk mengikuti perlombaan Katinting Hias

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help