Advetorial

Pemkot Kotamobagu Siapkan Website Khusus Perempuan dan Anak

"Selain itu, untuk peningkatan pelayanan dari pemerintah Kota Kotamobagu kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak."

Pemkot Kotamobagu Siapkan Website Khusus Perempuan dan Anak
ISTIMEWA/KOTAMOBAGUKOTA.GO.ID

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kotamobagu bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KOtamobagu, menggelar Rapat Koordinasi Pembuatan Website untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kepala DP3A Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora, S.E, mengatakan, tujuan rapat koordinasi tersebut adalah untuk membahas mengenai persiapan pembuatan website untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Kotamobagu.

"Selain itu, untuk peningkatan pelayanan dari pemerintah Kota Kotamobagu kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak, tersedianya informasi bagi masyarakat mengenai pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan juga sebagai salah satu pemenuhan indikator untuk kota layak anak di Kotamobagu," jelas Rafiqah.

Tambahnya, dalam website tersebut akan memuat seluruh program dan kegiatan mengenai pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang sudah ada di pemerintah Kota Kotamobagu.

"Nantinya kami akan menampilkan beberapa program dan kegiatan pemerintah Kotamobagu, diantaranya Pusat Infromasi Sahabat Anak (PISA), Pusat Pembelajaraan Keluarga (PUSPAGA), dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)," terang Rafiqah.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, S.E, menyampaikan, pihak Diskominfo Kotamobagu akan sepenuhnya membantu pembuatan kegiatan dari DP3A tersebut.

"Sebagai salah satu instansi yang masuk dalam tim P2TP2A Kotamobagu, kami sepenuhnya mendukung program dan kegiatan yang disampaikan oleh DP3A. Untuk pembuatan website sedang dikerjakan oleh bidang e-gov dan bidang TIK. Sekarang sudah masuk tahapan penyusunan rancangan awal sistem infromasi. Mudah-mudahan awal tahun nanti sudah bisa digunakan," jelas Yani. (*)

Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help