TribunManado/
Home »

Opini

Tajuk Tamu: Harmoni Dalam Seni Sebagai Cermin Hidup

SEBUAH pertanyaan menarik yang akhirnya melahirkan tulisan sederhana ini adalah sebuah pertanyaan yang, bisa saja

Tajuk Tamu: Harmoni Dalam Seni Sebagai Cermin Hidup
IST
Ambrosius Loho, M. Fil 

Ambrosius Loho, M. Fil. (Pegiat Filsafat Seni)

SEBUAH pertanyaan menarik yang akhirnya melahirkan tulisan sederhana ini adalah sebuah pertanyaan yang, bisa saja tidak pernah kita pikirkan, kendati hal itu sudah kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun pertanyaan itu ‘berbunyi’ demikian: Apakah mungkin harmoni dalam seni dijadikan cermin/model hidup (sehari-hari)?

Sebagaimana kita ketahui, harmoni adalah pokok penting dalam seni. Bahkan harus dikatakan dengan tegas bahwa dalam semua bidang seni, harmoni menentukan bagus tidaknya tampilan luarnya, indah tidaknya sebuah garapan atau gubahan sebuah komposisi musik dan atau baik tidaknya pilihan akor kita.

Maka ketika kita berbicara harmoni, kita juga tidak bisa melepaskannya dari ilmu harmoni, karena peran pentingnya dalam sebuah karya seni yang dimaksud.

Pada umumnya harmoni dimengerti dan dipahami sebagai pengetahuan/teori tentang akor-akor pokok dan progresinya. Sementara sebagai ilmu pengetahuan yang universal, pengetahuan tentang harmoni, dapat dipergunakan untuk keperluan berbagai kegiatan aransemen, penciptaan dan lain sebagainya.

Ilmu harmoni digali oleh para analis bidang harmoni melalui berbagai penelitian atas karya-karya musik dari komponis-komponis besar, terutama karya-karya musik dari Zaman Barock, Zaman Klasik dan Zaman Romantik.

Dalam Estetika: Jalinan Subjek Objek & Nilai (2016), dikatakan bahwa harmoni merupakan keselarasan antara unsur yang satu dengan unsur lainnya yang berbeda. Harmoni dihadirkan agar dinilai indah. Maka lebih luas lagi jika kita tarik ke dalam salah satu seni yakni musik.

Bahwa harmoni, dapat dikatakan menjadi bagian dari dinamika kehidupan manusia yang disimbolkan melalui bentuk-bentuk akor dan progresinya dalam musik.

Oleh karena itulah, maka harmoni musik memiliki fungsi yang menggambarkan keindahan budaya manusia secara universal. (Bdk. Ilmu Harmoni, UNY 2014: 1).

Halaman
123
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help