TribunManado/

Proyek Reklamasi di Pelabuhan Peti Kemas Bitung Diduga dari Galian C Ilegal

Galian C ilegal marak di Kota Bitung. Bukan hanya di pinggiran kota, galian C juga merambah di lokasi yang berada tak jauh dari pusat kota.

Proyek Reklamasi di Pelabuhan Peti Kemas Bitung Diduga dari Galian C Ilegal
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Pelabuhan Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Galian C ilegal marak di Kota Bitung. Bukan hanya di pinggiran kota, galian C juga merambah di lokasi yang berada tak jauh dari pusat kota.

Lantas dibawa kemana pasir dari galian c ilegal itu ?.

Penelusuran Tribun Manado, ternyata pasir ilegal itu dibawa ke proyek reklamasi pelabuhan peti kemas.

Setiap hari, berton-ton pasir ilegal dibawa menggunakan truk ke proyek tersebut.
Penggunaan pasir ilegal untuk membiayai sebuah proyek nasional jelas menyalahi aturan.

Diketahui, sesuai RTRW, penambangan pasir hanya diperkenankan di wilayah Kelurahan Apela.

Sementara umumnya pasir berasal dari luar Apela.

Harison Nanlohi, Manager SDM Umum Pelindo IV Cabang Bitung mengaku tidak tahu masalah tersebut.

"Kalau itu semua sudah diserahkan ke pihak ketiga, merekalah yang atur semua," ujar dia.

Dia mengakui, regulasi Gubernur menyebut pasir hanya boleh diambil dari wilayah Kema.
Pernah, kata dia, pihaknya mengetahui ada pengambilan pasir dari luar wilayah tersebut.

"Langsung kami hentikan," ujarnya.

Dikatakannya, regulasi itu memang agak menyulitkan karena pasir saat ini cukup langka, sementara proyek di Sulut sangat banyak. 

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help