TribunManado/

Pemkab Bolmong Tegaskan Lahan di Terminal Dulangon Milik Pemerintah

Masalah lahan masih jadi perbincangan dalam membahas Pembangunan Terminal Tipe A di Dulangon, Lolak.

Pemkab Bolmong Tegaskan Lahan di Terminal Dulangon Milik Pemerintah
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Masalah lahan masih jadi perbincangan hangat dalam setiap pertemuan dalam membahas Pembangunan Terminal Tipe A di Dulangon, Lolak. Hal ini terungkap saat rapat andalalin, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Masalah lahan masih jadi perbincangan hangat dalam setiap pertemuan dalam membahas Pembangunan Terminal Tipe A di Dulangon, Lolak. Hal ini terungkap saat rapat andalalin, Kamis (7/12/2017).

Sejumlah warga masih terus menuntut ganti rugi lahan di sekitar terminal. Mereka menanyakan ada Surat Keterangan Tanah di sekitar lokasi yang dikeluarkan sangadi.

Asisten I, Chris Kamasaan menegaskan tak ada SKT di lahan terminal. Sebab lahan tersebut milik negara, bekas lahan hak guna usaha yang tidak diperpanjang.

"Status tanah ini tak bisa ada sertifikat oleh BPN. Dari Bappeda sulah melakukan pengukuran. Pemerintah punya kekuatan, jika timbul masalah," ujarnya saat pertemuan di Hotel Kendys, Lolak.

Bupati sendiri telah memberi hibah pada instansi terkait. Masyarakat hanya sebatas menggarap lahan, bukan memiliki. "Kalau pun ada masalah, pemerintah dan masyarakat cari solusi sama-sama," jelasnya.

Kepala Bidang Sarana dan Prasaran, Zulfadli Binol mengatakan soal tanah telah lama selesai. Karena sebelum terminal ini mulai pembangunan, sertifikat harus selesai.

"Anggaran dari Kementerian Perhubungan yang turun harus ada sertifikat. Semua dampak sudah dibahas lewat kajian-kajian, baik dampak kemacetan kendaraan maupun dampak lingkungan," jelasnya.

Tahun depan pembangunan dimulai, bersamaan dengab bandara. Kata Binol ini merupakan wujud keberhasilan pemerintahan Bupati Yasti dan Wabup Yanny.

"Terima kasih untuk masukannya," ungkap Binol.

Kepala Dinas Perhubungan Bolaang Mongondow Jultje Tumanduk dan tim ahli analisa dampak lalu lintas (andalalin) turut memimpin rapat ini. Pertemuan ini membahas andalalin tahap tiga dan juga terakhir.

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help