TribunManado/

KPU Bolsel Gelar Rapat DIM, Belum Memungkinkan Ada Penambahan Dapil

Salah satu poin yang dibahas adalah data valid kependudukan yang akan menjadi acuan dalam penataan daerah

KPU Bolsel Gelar Rapat DIM, Belum Memungkinkan Ada Penambahan Dapil
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Kegiatan rapat DIM di KPU Bolsel 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

MOLIBAGU, TRIBUN - Hari ini Selasa (28/11), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar rapat pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) di kantornya bersama stake holder. Salah satu poin yang dibahas adalah data valid kependudukan yang akan menjadi acuan dalam penataan daerah, khususnya Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Mizard Manoppo sebagai Ketua Divisi Teknis KPU, Mizard Manoppo, mengatakan, dalam penataan Daerah Pemilihan (Dapil) akan berpegang pada tujuh prinsip yang mengacu pada jumlah penduduk akan diserahkan pemerintah kepada KPU RI.

"Pada prinsipnya harus taat asas dan mengedepankan aturan. Pada prosesnya nanti KPU akan menggunakan data yang diberikan oleh pemerintah," jelasnya.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setdakab Bolsel, Kadek Wijayanto, mengatakan, selang tahun 2015 terjadi pemekaran Kecamatan Bolaang Uki menjadi Kecamatan Helumo. Kemudian pada tahun berikutnya Posigadan mekar dan ketambahan satu Kecamatan yaitu Tomini.

"Kecamatan Tomini yang sudah diakui baik oleh pemerintah pusat maupun provinsi berdasarkan peraturan daerah No 11 tahun 2016. Secara legal pemekaran dua kecamatannya sudah diakui pemerintah." ujar Kadek.

"Secara kelembagaan daerah Bolsel sudah tercatat tujuh kecamatan," tambahnya.

Senada dikatakan Bagian Tata Pemerintahan, Indrajaya Mokoagow kodevikasi dua kecamatan sudah ada namun secara administrasi masih berproses di biro hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Itu menjadi dasar pembangian wilayah dan penduduk di dua kecamatan pemekaran." jelas Mokoagow.

Terkait pertambahan jumlah penduduk, menurut Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mulayadi Tayed, secara umum pertambahan penduduk tidak secara signifikan, berdasarkan data terakhir jumlah penduduk tercatat sebanyak 66.409 jiwa.

Halaman
12
Penulis: Felix Tendeken
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help