Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Astaga! Anak Gagal Ujian, Orangtua Tega Serang Guru secara Brutal hingga Masuk Rumah Sakit

Seorang guru Sekolah Menengah Shuikoushan, Yongzhou, Cina dirawat di rumah sakit karena mendapat serangan dari orangtua murid.

Penulis: | Editor:
Next Shark
Seorang guru di Cina diserang secara brutal oleh orangtua murid lantaran anak mereka gagal dalam ujian. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Guru memang memiliki peranan penting bagi pendidikan anak di sekolah.

Tak hanya guru, orangtua juga berperan penting dalam kelanjutan belajar anak.

Orangtua berkewajiban membimbing dan mengajari saat anak sedang belajar.

Jika si anak mengalami hambatan dalam belajar dan mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, orangtua juga harus mengkoreksi diri.

Karena hal tersebut tidak melulu kesalahan dari sang guru.

Baca: Buat Sedih, Seorang Ibu Kehilangan 3 Putra Berturut-turut karena Penyakit yang Sama, Begini Kisahnya

Baca: Akankah Letusan Gunung Agung Mengulang Kedahsyatan Tahun 1963 yang Tewaskan 1.549 orang?

Baca: Kabar Gembira, Sektor Manufaktur Dapat Insentif

Namun, tampaknya hal tersebut tak berlaku bagi orangtua asal Cina ini.

Dilansir dari Next Shark, Selasa (28/11/2017), seorang guru Sekolah Menengah Shuikoushan, Yongzhou, Cina dirawat di rumah sakit karena mendapat serangan dari orangtua murid.

Orangtua murid tersebut tak terima karena anak laki-laki mereka gagal dalam ujian Bahasa Cina.

Anak laki-laki tersebut hanya mendapatkan nilai 3 dari skor maksimal 100.

Karena mendapat nilai kurang, sang gurupun mengkritik si anak.

Berawal dari kritikan inilah orangtua anak tersebut akhirnya memukul sang guru hingga terluka parah.

Akibat perbuatannya, orangtua itu dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Sayangnya, sampai saat ini belum diketahui identitas dari orangtua dan guru tersebut.

Informasi yang diperoleh hanyalah nama belakang sang guru, yaitu Jiang.

Jiang merupakan guru pengawas di Sekolah Menengah Shuikoshan.

Sampai berita ini diturunkan, investigasi masih berlanjut.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved