Begini yang Diingikan Dunia Usaha dari Ditjen Pajak

Dunia usaha mengharapkan pemerintah lebih bersahabat soal perpajakan. Menjelang pergantian Direktur Jenderal pajak.

Begini yang Diingikan Dunia Usaha dari Ditjen Pajak
RADITYA HELABUMI
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (dua dari kanan) didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad (kiri ke kanan) memberikan penjelasan terkait akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (18/5). Pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang akses informasi keuangan. Kompas/Raditya Helabumi (RAD) 18-05-2017 

TRIBUNMANADO.CO.ID,  JAKARTA - Dunia usaha mengharapkan pemerintah lebih bersahabat soal perpajakan. Menjelang pergantian Direktur Jenderal pajak akhir bulan ini, banyak harapan dan pekerjaan rumah yang menunggu untuk dipenuhi.

Suryadi Sasmita, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), mewakili para pengusaha berharap ke depannya Direktorat Jenderal pajak (DJP) menjadi lebih bersahabat dengan pengusaha. Menurutnya, yang terpenting adalah DJP jangan terlalu banyak membuat peraturan yang kurang bersahabat dengan pengusaha.

Ia menambahkan, DJP juga harus mulai lebih fokus untuk melakukan ekstensifikasi, mencari tax payer baru yang belum melakukan pembayaran pajak. "Fokuskan di sana supaya ada keadilan," kata Suryadi.

Selain itu sistem yang sedang dipersiapkan DJP pun diharapkan lekas rampung agar segera dapat menjaring pengusaha yang belum membayar pajak. *

Pajak di negara ini dinilai cukup tinggi untuk para pengusaha. Maka perlu ada studi banding ke negara lain.

Negara lain memberlakukan tarif pajak yang rendah termasuk untuk pajak penghasilan (PPh). DJP juga perlu mempertimbangkan kembali tarif yang kompetitif agar pengusaha tidak melakukan transfer pricing dan membuat perusahaan di luar negeri serta mengurangi pembayaran pajaknya.

Terakhir, pajak diharapkan tidak menjadi momok bagi pengusaha dan investor. "Ini perlu usaha yang berat," kata Suryadi.

Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help