TribunManado/

Kaki Nontje Sempat Bergetar, Masyarakat Kairagi Weru Minta Pemerintah Sediakan Jembatan Baru

Butuh keberanian ekstra untuk menyebrangi jembatan gantung yang ada di Kelurahan Kairagi Weru, Lingkungan Lima Kecamatan Mapanget.

Kaki Nontje Sempat Bergetar, Masyarakat Kairagi Weru Minta Pemerintah Sediakan Jembatan Baru
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Jembatan gantung di Kelurahan Kairagi Weru 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Butuh keberanian ekstra untuk menyebrangi jembatan gantung yang ada di Kelurahan Kairagi Weru, Lingkungan Lima Kecamatan Mapanget.

Pasalnya ketika hendak menyerangi jembatan tersebut, ada bunyi bambu yang sudah lapuk dan alas kayu yang tidak rata.

Akan tetapi jembatan ini adalah akses masuk bagi masyarakat Kairagi Weru untuk sampai ke rumah mereka.

Menurut Nontje Nusa salah satu warga, ketika ia pertama kali melewati jembatan tersebut, kakinya gemetaran.

"Kaki saya gemetaran waktu pertama kali, apalagi pas lihat di bawa jembatan ada sungainya," ujarnya.

Apalagi jika saat hujan, Nontje mengataka n tidak berani melewati jembatan gantung tersebut.

"Bambunya kan sudah banyak yang lapuk, apalagi kalau hujan sungainya sering meluap bahkan sangat dekat dengan jembatan," ucap dia.

Rafles Sengkeh, warga lainnya mengaku selain orang dewasa anak-anak juga sering lewat di jembatan tersebut.

"Kalau jam pulang sekolah banyak anak SD hingga SMA lewat jembatan tersebut. Ada yang diawasi orang tua, ada pula yang lewat sendiri," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help