TribunManado/

Sudah Tiduri 10 Ribu Pria, Begini Curhatan PSK Cantik ini

Wanita ini adalah mantan pekerja seks komersial (PSK) dan mengatakan telah tidur dengan lebih dari 10.000 pria

Sudah Tiduri 10 Ribu Pria, Begini Curhatan PSK Cantik ini
TRIBUNNEWS
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Namanya Gwyneth Montenegro. Usianya sudah 39 tahun.

Wanita asal Australia ini adalah mantan pekerja seks komersial (PSK) dan mengatakan telah tidur dengan lebih dari 10.000 pria

Kini, Montenegro sudah ke luar dari industri itu dan telah menjadi penulis.

Ia menulis buku yang mengungkapkan semua yang dia pelajari dari bekerja di industri ini.

Montenegro mengatakan bahwa dia menulis bukunya, yang berjudul The Secret Taboo, dengan harapan ingin menyampaikan pengetahuannya dan memberdayakan anak muda yang “berkecil hati, alami kehidupan yang pahit, dan berjuang secara finansial”.

“Saya memilih untuk mengajari wanita muda bagaimana bertahan hidup,” kata Montenegro dilansir independent.co.uk.“Tidak hanya bertahan hidup, tapi juga tentang pahitnya kehidupan di industri ini.”

Namun, buku tulisan Montenegro ini mendapat kecaman oleh banyak orang.

Mereka khawatir bahwa buku tersebut akan mendorong wanita muda melakukan pekerjaan tersebut.

Kekhawatiran mereka dikarenakan buku tersebut lebih menuliskan kisah “sukses secara finansial”.

Serta bagaimana menarik hati pria yang berbeda.

Salah satunya ada kalimat seperti ini: “Anda tidak harus seksi, tapi selama Anda terawat, nyaman, dan percaya diri, Anda akan terlihat lebih energik dan profesional. Inilah yang dibutuhkan”.

Atau “Ada banyak wanita dengan segala usia, bentuk tubuh, dan latar belakang di dunia malam ini. Tapi tidak benar bahwa pria hanya tertarik pada wanita yang lebih muda”.

Mungkin cara yang dilakukan Montenegro tidak salah dan hanya ingin membantu. Tapi ada beberapa bagian tulisan dari buku yang membuat sebagian orangtua takut anak mereka akan melakukan yang Montenegro lakukan.

Mentari Desiani Pramudita/Intisari-Online.com

Editor: Try Sutrisno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help