TribunManado/

Kisah Siswa SMP yang Kerja di Tambang Demi Bantu Orangtuanya

"Soalnya orangtua saya susah, tidak bisa setiap hari berikan jajan. Tapi uang yang saya dapat sebagain diberikan ke orangtua,"

Kisah Siswa SMP yang Kerja di Tambang Demi Bantu Orangtuanya
TRIBUNMANADO/VALDY SUAK
Fijay saat kerja tengah malam di salah satu tempat pengolahan emas 

Laporan Wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Sebagian besar anak sekolah menghabiskan waktunya untuk belajar dan bermain.

Berbeda dengan Fijay Sambuaga, bocah 14 tahun yang duduk di bangku SMP kelas II.

Saat pagi sampai siang hari kemeja putih dan celana dongker melekat di badannya. Keadaan itu saat ia pergi ke Sekolah.

Pulang sekolah, ia pun harus bergelut dengan pekerjaan di lokasi pengolahan emas Desa Ratatotok. Sejak siang sampai subuh ia bertelanjang dada, mencuci bebatuan dan memisahkan emas.

Saat ditemui Tribun Manado Rabu (15/11/2017) Pukul 01.00 Wita, ia masih bekerja. Dinginnya malam terlihat menembus kulit bocah kecil itu. Sering badannya terlihat menggigil saat tangannya menyentuh air.

Meski sulit, bukan berarti gajinya besar. Satu tabung pengelohan (tromol) ia dihargai Rp 5 ribu untuk mencuci dan mengeluarkan serta memasukan batu.

"Sehari saya bisa kerjakan 20 tromol jadi gajinya bisa seratus ribu," akunya.

Kuku tangannya pun terlihat rata dengan daging, tangan kecilnya terkelupas dibeberapa bagian.

"Kalau sering kerja begini memang kuku tangan rusak om," ungkapnya.

Namun baginya itu sudah biasa tak lagi menghalanginya untuk mencari uang. "Ini sudah biasa om, kalau tak kerja tak dapat uang," akunya.

Niatnya kerja tak lain untuk mengikuti gaya hidup. Teman-teman sekolah yang sering jajan membuat ia ingin punya uang sendiri.

"Soalnya orangtua saya susah, tidak bisa setiap hari berikan jajan. Tapi uang yang saya dapat sebagain diberikan ke orangtua," ungkapnya.

Meski begitu ia bertekad untuk tetap sekolah.

"Meski kerja tapi saya masih ingin Sekolah. Tidak mau seperti kakak saya yang sudah berhenti sekolah," ungkapnya.

Penulis: Valdy Suak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help