TribunManado/

Viral! Ditelanjangi dan Diarak Video Facebook di Tangareng Bukan Pasangan Mesum, Kapolresta Bilang

Sejumlah warga di daerah Tangerang yang ikut melakukan aksi pengroyokan tersebut harus bertanggungjawab

Viral! Ditelanjangi dan Diarak Video Facebook di Tangareng Bukan Pasangan Mesum, Kapolresta Bilang
Grid.ID
Kolase | Facebook 

Jajaran Polresta Tangerang langsung bertindak cepat dengan mengamankan oknum diduga yang bikin sengsara pasangan tersebut setidaknya ada 3 orang ang telah diamankan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif.

Dirinya menjelaskan insiden keji tersebut terjadi pada hari sabtu malam (11/11/2017).

Jelas Kapolresta Tangerang, peristiwa tersebut berawal saat warga sekitar melakukan penggerebekan tindakan penggerebekan dilakukan di sebuah rumah kontrakan.

Lokasi kontrakan tersebut berada di Kampung Kadu, RT 07/RW 03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pasangan tersebut, RN (28) dan MA (20), diringkus masyarakat setempat.

Keduanya kemudian dikeroyok hingga mengalami luka-luka, ditelanjangi, hingga diarak ke jalanan. tak berhenti sampai di situ, rekaman video mereka menjadi viral di dunia maya.

Dikutip wartawan Grid.ID dari Warta Kota, "Kami sudah mengamankan 3 (oknum diduga) pelaku yang melakukan pengeroyokan itu."

Diterangkan lebih lanjut, 3 orang yang diringkus merupakan aktor intelektual atas terjadinya peristiwa tersebut 3 pria tersebut antara lain berinisial G, T, serta C.

Menurut Kapolresta Tangerang, pihaknya tengah mendalami kasus ini.

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, 3 orang yang diringkus ditangkap pada hari senin (13/11/2017).

"Untuk di balik motifnya masih kami kembangkan."

"Yang jelas mereka sebagai profokatornya."

Pihak kepolisian akan menindak tegas siapa saja pelaku dalam kasus ini, Kini 3 orang tersebut telah digelandang ke Mapolresta Tangerang.

Mereka akan dimintai keterangan untuk proses penyelidikan lebih lanjut untuk keadaan korban sendiri, "Masih trauma dan sudah menjalani visum."

"Korban dikeroyok di kontrakan si perempuan."

Atas kejadian tersebut, "Mereka luka-luka dan masih dalam perawatan." Rupanya, Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif, beberkan fakta mengejutkan.

Pasangan yang digerebek adalah bukan pasangan mesum, Keduanya diketahui tengah sedang menjalin hubungan dan berencana akan menikah.

Sebelum digerebek warga, si lelaki datang ke kontrakan pacarnya, dia membawakan makanan.

Namun tak lama berselang, sejumlah orang datang ke kontrakan si perempuan, Warga memaksa sepasang kekasih tersebut untuk mengakui perbuatan mesum.

"Dia antar makanan."

"Ke kamar mandi sikat gigi."

Namun, "Habis itu keluar, langsung ditarik suruh ngaku."

Bila tak mengakui, "Ditelanjangi."

"Tapi yang jelas, aslinya pakai baju," ungkap AKBP Sabilul Alif.

Dijeaskan lebih lanjut, sebenarnya keduanya masih sama-sama pakai baju.

"Dia pakai baju dua-duanya."

"Digedor-gedor orang, ditarik bajunya, dibuka oleh oknum itu."

Tak sekedar menelanjangi, pasangan tersebut juga mendapatkan penganiayaan.

Si lelaki, "Kerahnya ditarik," sedangkan si perempuan, "Ditarik kaos ke atas, ditelanjangi, dipukuli, ditampar, lalu digelandang."

Tak sampai di situ, oknum provokator juga mengajak warga lainnya.

Sejumlah warga yang diajak dirayu untuk ikut mendatangi lokasi.

Mereka mengajak warga untuk mengabadikan pasangan yang dituduh mesum tersebut.

"Habis itu mereka bilang, 'Ayo selfie, upload,' ada yang bilang begitu, 'Ada yang mesum!'"

Dijelaskan lebih lanjut, penegak hukum akan memfokuskan pada tindak kekerasan yang dilakukan oleh warga.

"Yang masalah utama bukan mesummnya."

"tapi masalah tindak pidana kekerasannya."

"Polisi sering kali terlambat mengambil tindakan."

"Saya nggak mau itu."

Saat ini polisi juga telah melakukan visum terhadap pasangan tersebut, mereka mengalami memar akibat penganiayaan yang dilakukan oleh warga.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol wiwin Setiyawan, mengkonfirmasi hal ini.

"Sudah kita lakukan visum pada keduanya."

"Jadi ada bekas luka, bekas dianiaya, memar."

3 orang yang ditangkap telah diamankan.

Jumlah ini ada kemungkinan akan bertambah.

"yang diduga pelaku sudah kita amankan 3 orang," ungkap Kompol Wiwin Setiyawan.

Sejumlah orang yang ditangkap diketahui tinggal tak jauh dari TKP.

"Warga sekitar situlah."

"Mereka ikut menggerebek dari awal."

Baca: Begini Tampilan Supermodel Ukuran Gede Memakai Lingerie Victoria Secre

Baca: Wanita Cantik Mabuk, Tak Disangka Temannya Malah Melakukan Ini Padanya

Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help