TribunManado/

SYOK! Dampak Jomblo Terlalu Lama, Ternyata Separah Ini

Para ahli menyebut bahwa kesepian lebih mematikan daripada obesitas dan harus dianggap sebagai risiko kesehatan masyarakat.

SYOK! Dampak Jomblo Terlalu Lama, Ternyata Separah Ini
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak semua orang yang melajang merasa hidupnya tidak bahagia atau kesepian.

Namun, mereka yang masih jomblo dan mengalami kesepian ternyata berumur lebih pendek.

Para ahli menyebut bahwa kesepian lebih mematikan daripada obesitas dan harus dianggap sebagai risiko kesehatan masyarakat.

Sebuah tinjauan penelitian tentang kesepian menemukan bahwa mereka yang memiliki hubungan sosial yang buruk berisiko mengalami kematian dini lebih tinggi 50 persen dibandingkan mereka yang memiliki hubungan sosial yang baik. 

Terhubung dengan orang lain secara sosial dianggap sebagai kebutuhan manusia yang mendasar.

"Ini penting bagi kesejahteraan dan kelangsungan hidup," kata profesor psikologi dan penulis utama penelitian, Dr.Julianne Holt-Lunstad.

Dia memberikan contoh ekstrem pada bayi dalam perawatan kustodi yang tidak memiliki kontak manusia sering gagal berkembang dan meninggal.

"Isolasi sosial atau kurungan isolasi telah digunakan sebagai bentuk hukuman," tambahnya.

Merasa kesepian dianggap membuat orang merasa lebih buruk secara mental dan fisik.

Mereka yang kesepian juga cenderung mengalami gejala yang lebih parah ketika sakit.

Halaman
12
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help