TribunManado/

Calon Penatua dan Syamas GMIM Ikut Katekisasi Masal

Ribuan calon syamas dan penatua Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) padati gedung Wale Ne Tou, Senin (13/11).

Calon Penatua dan Syamas GMIM Ikut Katekisasi Masal
ALPENMARTINUS

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO. CO. ID, TONDANO- Ribuan calon syamas dan penatua Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) padati gedung Wale Ne Tou, Senin (13/11).

Mereka ikut katekisasi calon pelayan khusus syamas dan penatua GMIM periode 2018-2022.

Nampak hadir pada katekisasi tersebut Gurbernur Sulut Olly Dondokambey, Bupati Minahasa Jantje Sajow, dan BPMS GMIM.

Pada kesempatan tersebut Olly Dondokambey mengajak seluruh warga GMIM untuk bekerjasama dan berjalan beriringan dengan jemaat akan mendapatkan manfaat terhadap setiap kegiatan pemerintahan.

"Mari bersama gerakkan kesejahteraan jemaat kita dari semua sektor, GMIM menyiapkan kelompok untuk sambut program pemerintah, jangan sampai tidak siap kelompok lain yang ambil," jelasnya.

Pemkab Minahasa sangat terbuka dengan GMIM, bahkan siap berjalan bersama membangun Sulut. Ia juga sempat mengatakan bahwa kebanyakan pendeta atau penatua dan syamas yang suami atau istrinya pejabat bisa diangkat jadi pejabat dalam pemerintahannya.

"Kalau orang rajin berdoa pasti dia buat hal yang baik, begitu juga dengan pejabat," jelasnya.

Sementara itu, Pendeta Petra Rembang Wakil Ketua Sinode bidang pengembangan sumberdaya mejelaskan bahwa katekisasi tersebut hawajib diikuti oleh semua calon syamas dan penatua.

"Itu masuk syarat yang ditentukan sebelum dilantik sebagai syamas dan penatua, sehingga harus dilaksanakan," jelas dia. Ada tiga kali tahapan sebelum di Lantik di antaranya pra katekisasi, katekisasi, dan prestasi pelayan khusus.

Beberapa materi yang disampaikan di antaranya pemahaman gereja dalam GMIM, tata gereja, spiritualitas keugaharian, persiapan pengukuhan,  dan retreat.

"Kami berharap mereka dapat melaksanakan tagunggjawab dengan baik, menujukkan itu seperti yang diharapkan oleh Kristus, menjadi garam dan terang dunia.

Pada kesempatan tersebut ada beberapa calon penatua dan syamas yang mengajukan pertanyaan kepada Gubernur Sulut.

Banyak pertanyaan diajukan di antaranya soal bantuan, soal seragam syamas, bahkan ada yang bertanya soal peluang perjalanan rohani ke Israel. Semua pertanyaan tersebut dijawab oleh Gubernur Sulut. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help