TribunManado/

Begini Alasan Kementerian BUMN soal BRI Akusisi Bahana Ventura

Pemerintah pusat melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan penjelasan mengenai aksi korporasi.

Begini Alasan Kementerian BUMN soal BRI Akusisi Bahana Ventura
tribunnews
Layanan BRI 

 
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah pusat melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan penjelasan mengenai aksi korporasi yang dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dengan membeli 35% saham Bahana Artha Ventura (BAV).

Gatot Trihargo, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN bilang, dengan akusisi BAV ini BRI diharapkan bisa memiliki perusahaan ventura sendiri.

"Perusahaan ventura bisa digunakan BRI untuk meningkatkan kelas debitur," kata Gatot kepada kontan.co.id, Senin (13/11).

Selain itu perusahaan ventura bisa digunakan untuk mengoptimalkan penyaluran pembiayaan modal kerja BRI. Hal ini karena BAV sudah ada di 27 provinsi di Indonesia.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengumumkan secara resmi telah melakukan akusisi 35% saham PT Bahana Artha Ventura (BAV).

Akusisi ini dilakukan dengan cara private placement atau menerbitkan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu. Dengan metode ini BRI akan memiliki 35% saham BAV.

"Diharapkan bulan ini sudah efektif, kami sudah memiliki rencana ke depan (roadmap) untuk BAV," kata Suprajarto kepada kontan.co.id, Senin (13/11).

Perjanjian awal private placement ini dilakukan pada 9 November 2017. Sebagai informasi antara BRI dan BAV memiliki kesamaan pemegang saham pengendali yaitu Pemerintah RI, sehingga transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi. *

Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help