TribunManado/

Citizen Journalism

Belajar Asyik Bahasa Inggris di Workshop Unika De La Salle Manado

Kemampuan berbahasa Inggris masih menjadi suatu hal yang perlu diberikan komponen kreatif dan motivasi

Belajar Asyik Bahasa Inggris di Workshop Unika De La Salle Manado
ISTIMEWA
Dekan Fakultas Pariwisata Teddy Tandaju memandu para dosen serta guru SMP dan SMA yang menjadi peserta English workshop di auditorium Unika De La Salle Manado, Kamis (9/10). 

Oleh:
Teddy Tandaju MBA (Adv)
Dekan Fakultas Pariwisata Unika De La Salle Manado

KETERAMPILAN berbahasa asing, khususnya bahasa international, Bahasa Inggris, masih menjadi kendala bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Meskipun Bahasa Inggris telah menjadi mata ajar di berbagai tingkatan pendidikan di Indonesia sejak tingkat sekolah dasar (bahkan ada juga yang dimulai sejak pendidikan anak usia dini) hingga perguruan tinggi, kemampuan berbahasa Inggris belum memadai.

Sebagai bentuk program pengabdian masyarakat, Fakultas Pariwisata Unika De La Salle bekerja sama dengan Department Bahasa Inggris & Mahasiswa Prodi Manajemen Unika De La Salle Manado, telah menggelar English workshop kedua bertajuk ‘Fun ways to teach grammar and specific English’ yang digelar di auditorium pada Kamis, 9 November 2017.

Program workshop ini diikuti 30 utusan dosen dan guru SMP dan SMA dari Kota Manado dan sekitarnya.

Workshop dibuka oleh Rektor Unika De La Salle Prof Dr Johanis Ohoitimur.

Dalam sambutannya Rektor menyatakan bahwa kemampuan berbahasa Inggris masih menjadi suatu hal yang perlu ‘diberikan komponen kreatif dan motivasi’ agar para pelajar, mahasiswa dan masyarakat mau berbahasa Inggris.

“Namun, jangan dilupakan bahwa karakter perlu diperhatikan dalam proses belajar mengajar,” kata Ohoitimur.

Tampil sebagai pembawa materi dalam workshop ini adalah Stevanus Ngenget SS MA, dosen senior, dan Teddy Tandaju MBA (Adv), Dekan Fakultas Pariwisata, yang telah memiliki pengalaman puluhan tahun dalam dunia Bahasa Inggris.

Tujuan utama pelaksanaan workshop ini adalah membagikan metode dan teknik pengajaran Bahasa Inggris, khususnya ‘Fun ways to teach’ dan ‘Introducing IELTS speaking test’.

Peserta workshop diberikan kesempatan untuk diskusi secara kelompok maupun berpasangan lalu mempresentasikan apa yang telah dicapai.

“Workshop ini akan diagendakan tiap tahun di Unika De La Salle,” ungkap Tandaju yang juga Kepala UPT English Department.

Workshop ditutup dengan English quiz serta sambutan mewakili peserta workshop.

Tanggapan positif dari peserta sangat baik dan mereka mengharapkan program ini dapat terus dilaksanakan. (*)

Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help