Sea Soldier North Sulawesi Tanam 500 Mangrove di Bahowo

Kepala Lingkungan Empat Bahowo Benyamin Loho (58) sangat berterima kasih dengan digelarnya kegiatan ini.

Sea Soldier North Sulawesi Tanam 500 Mangrove di Bahowo
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Para pecinta alam yang merupakan mahasiswa, siswa dan anggota dari berbagai komunitas memanfaatkan akhir pekan untuk belajar mengenai mangrove dan ekosistem pesisir.

Mereka mengikuti kegiatan Aksi Bersama Sea Soldier North Sulawesi (SSNS) Untuk pesisir yang lebih baik, Sabtu (11/11) pagi di Dermaga Bahowo tepatnya di  Lingkungan IV Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken Kota Manado.

Kepala Lingkungan Empat Bahowo Benyamin Loho (58) sangat berterima kasih dengan digelarnya kegiatan ini.

"Kami disini diujung Manado terdiri atas 120 Kepala Keluarga (KK) 436 jiwa sangat bersyukur dan berterima kasih telah banyak menggelar kegiatan positif disini. Ini juga bisa menambah ilmu bagi anak-anak disini," ujar dia.

Ada 60 orang dari pemuda dan 50 orang anak-anak sekolah dasar kelas satu sampai kelas 6.

Sea Soldier North Sulawesi (SSNS) peduli dengan lingkungan pesisir. Sabtu (11/11) pagi para prajurit laut ini menggelar kegiatan aksi bersama untuk pesisir yang lebih baik di Dermaga Bahowo Tongkaina Manado.
Sea Soldier North Sulawesi (SSNS) peduli dengan lingkungan pesisir. Sabtu (11/11) pagi para prajurit laut ini menggelar kegiatan aksi bersama untuk pesisir yang lebih baik di Dermaga Bahowo Tongkaina Manado. (TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI)

"Tujuannya yang pertama untuk orang dewasa yaitu kita akan melaksanakan penanaman mangrove. Kemudian memberikan penjelasan ekologis dan ekonomis mengenai mangrove. Dan untuk anak-anak ada aksi panggung boneka. Mereka kita berikan pengetahuan mengenai perjalanan kehidupan penyu dan mengenai ekpsistem yang ada di pesisir," ujar
Ketua Panitia Rio Noval Puasa.

Untuk aksi panggung boneka ditampilkan oleh LSM Suara Pulau. Pada kegiatan ini SSNS juga bekerjasama dengan Manengkel Solidaritas.

Mangrove itu sebagai tempat makan makhluk hidup laut ikan dan kepiting, sebagai tempat perkembangbiakan makhluk hidup laut
Mangrove itu sebagai tempat makan makhluk hidup laut ikan dan kepiting, sebagai tempat perkembangbiakan makhluk hidup laut (TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI)

Ada 500 mangrove yang ditanam pada kegiatan ini. "Kami datang untuk menanam mangrove, alasannya yaitu karena kami di SSNS adalah anak-anak muda yang peduli dengan lingkungan.

Dulunya disini mangrovenya sangat lebat. Setau saya sempat dibabat pada 1980 an untuk dibuat tambak.
Sekarang sudah mendingan karena selama tiga tahun terakhir sudah direhabilitasi. Nah kami disini untuk membuat mangrove disini lebih banyak lagi. Kita tidak hanya sekedar tanam. Tapi ada monitoring. Jadi jika ada yang rusak akan kami ganti," ujar Rio.

Pada kegiatan ini juga, SSNS memberikan bantuan kepada masyarakat berupa tempat sampah.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help