TribunManado/

PMKRI Tondano Suarakan Empat Tuntutan di Hari Pahlawan

Mereka berorasi di tugu, kemudian mengintari kantor Bupati Minahasa menggunakan pengeras suara.

PMKRI Tondano Suarakan Empat Tuntutan di Hari Pahlawan
Empat poin penting disuarakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) st Paulus Cabang Tondano 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Empat poin penting disuarakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) st Paulus Cabang Tondano saat melakukan aksi simpati dalam rangka Hari Pahlawan, di seputaran Kantor Bupati Minahasa, Jumat (10/11/2017).

Mereka berorasi di tugu, kemudian mengintari kantor Bupati Minahasa menggunakan pengeras suara.

Mahasiswa PMKRI yang dipimpin oleh Stevanus Goni ini menyuarakan empat hal. Diantaranya meminta pemerintah mencegah tindakan intoleransi yang dianggap sudah meresahkan bangsa Indonesia.

Mereka juga meminta pemerintah Indonesia serius memberantas budaya korupsi yang marak terjadi di kalangan pejabat yang merugikan Negara dan masyarakat.

"Kami minta pemerintah untuk terus menciptakan lapangan kerja dan memperdayakan sumber daya manusia (SDM) orang Indonesia bukan tenaga kerja asing seperti kebanyakan terjadi di negara kita," jelas dia.

Poin ke empat yang mereka minta yaitu kepada pemerintah agar tidak boleh bosan memberikan pemahaman kepada para pemuda dan pemudi agar lebih memahami dan paham terhadap jasa para pahlawan yang sudah berjuang sampai titik darah penghabisan demi mempertahankan Republik Indonesia.

"Empat poin tersebut kami nilai sangat penting dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bangsa Indonesia, sehingga kami minta pemerintah bisa memperhatikan dan menyelesaikan masalah tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah harus bergerak cepat untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh negara dan masyarakat.

"Dampaknya akan dirasakan yaitu masyarakat lebih sejahtera, dan tidak ada lagi tindak korupsi, intoleran, dan SDM bisa meningkat serta para pemuda mengerti akan arti perjuangan pahlawan," kata dia.

Tak lupa mereka juga meminta pemerintah tidak melemahkan posisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Justru kita harus dukung KPK lantaran mmerekalembaga negara yang selama ini sudah banyak berbuat untuk memberantas koruptor dari tanah Indonesia," jelasnya.

Sebab menurutnya, KPK sudah berhasil menyelamatkan uang negara yang ditilep oleh para pejabat di Indonesia.

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah memperhatikan agar jangan ada yang menggunakan isu SARA pada momen Pilkada karena dianggap dapat memecah persatuan. 

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help