TribunManado/

Ibu Rumah Tangga Ini Ingin Gabung ISIS, Langsung Ditahan Polisi Singapura

Seorang ibu rumah tangga di Singapura ditahan kepolisian setempat setelah diketahui ingin bergabung dengan kelompok ISIS

Ibu Rumah Tangga Ini Ingin Gabung ISIS, Langsung Ditahan Polisi Singapura
Dok.Polri
Bendera ISIS di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/7/2017) tak hanya memasang bendera, ISIS Meninggalkan Pesan Ancaman. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Seorang ibu rumah tangga di Singapura ditahan kepolisian setempat setelah diketahui ingin bergabung dengan kelompok ISIS di Timur Tengah.

Dia ditahan tanpa menjalani peradilan berdasarkan undang-undang keamanan negara yang tegas. Demikian dilaporkan pihak berwenang pada Kamis (9/11).

Ibu rumah tangga yang ditahan itu diketahui bernama Munavar Baig Amina Begam (38) kelahiran India namun telah menjadi warga negara Singapura.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Singapura, Amina teradikalisasi secara online oleh salah seorang kenalannya yang meyakinkan dirinya bahwa ISIS bertempur untuk membela muslim Sunni di wilayah konflik.

"Dia sudah teradikalisasi hingga mengaku siap mengikuti pelatihan militer bahkan mengangkat senjata jika diminta oleh ISIS," kata kementerian.

Amina juga diketahui telah menyebarkan propaganda ISIS di media sosial dan terancam penahanan hingga dua tahun tanpa pengadilan berdasar undang-undag keamanan internal Singapura.

Polisi Singapura juga menahan Abu Thalha bin Samad, seorang guru atas tuduhan akan bergabung dengan kelompok milita Asia Tenggara Jamaah Islamiyah (JI).

Pria berusia 25 tahun itu diketahui mengajar di sebuah sekolah terkait JI. Demikian dikutip dari AFP.

Berita ini telah tayang di kompas.com dengan Judul "Ingin Gabung ISIS, Ibu Rumah Tangga Ditahan Polisi Singapura"

Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help