Aparat Desa Jual Rastra? Ini Penjelasan Sekdes Desa Lumpias

Sejumlah warga Desa Lumpias, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tidak menerima Rastra selama enam bulan.

Aparat Desa Jual Rastra? Ini Penjelasan Sekdes Desa Lumpias
YOUTUBE
ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI- Sejumlah warga Desa Lumpias, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tidak menerima Rastra selama enam bulan.

Diduga jatah rastra mereka 'disunat' aparat desa. Parahnya lagi, aparat desa diduga menjual rastra tersebut.

Youla Umboh, salah satu warga mengaku membeli sendiri beras rastra dari warung seroang aparat Desa.

"Saya beli seliter 4000, belakangan saya tahu itu beras rastra," ujar dia.Youla menyatakan, dia adalah penerima rastra.
Namun sejak April, rastra tak lagi ia terima.

"Karena butuh makan saya beli beras di warung aparat itu mumpung harganya murah, eh ternyata rastra," ujar dia.
Youla mempertanyakan pencoretan namanya.

Sebut dia, tak ada perubahan signifikan pada ekonomi keluarganya."Setahu saya nama dicoret karena mendadak kaya, namun kami tetap miskin," kata dia.

Serly Salanti juga namanya mendadak hilang dari daftar penerima.Herannya namanya muncul kembali sebagai penerima pada bulan Oktober.

"Ada apa ini, kok seperti ini" ujar dia.Hal yang sama dialami Paula Rotinsulu.Namanya yang hilang April, muncul lagi bulan Oktober.

Ia menderita selama enam bulan tidak mendapat rastra.

"Suami saya hanya kerja kebun, seminggu hanya dua kali dapat orderan, kami sangat berharap pad rastra," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help