TribunManado/

Pengidap Hipertensi dan Kolesterol Gembira, Ilmuwan Cina Hasilkan Babi Rendah Lemak

Para ilmuwan menggunakan teknik rekayasa genetik CRISPR-Cas 9 untuk menciptakan babi rendah lemak yang memiliki lemak tubuh 24 persen lebih rendah

Pengidap Hipertensi dan Kolesterol Gembira, Ilmuwan Cina Hasilkan Babi Rendah Lemak
Telegraph Science
Babi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dalam olahan apapun, daging babi dikenal punya lemak tinggi. Namun ilmuwan asal Cina berusaha menciptakan daging babi yang rendah lemak.

Para ilmuwan menggunakan teknik rekayasa genetik CRISPR-Cas 9 untuk menciptakan babi rendah lemak yang memiliki lemak tubuh 24 persen lebih rendah dibanding babi pada umumnya.

Hanya saja, tujuan utama mereka bukanlah untuk menciptakan makanan olahan babi seperti sosis atau bacon yang rendah lemak, melainkan untuk tujuan lain.

Rekayasa genetik ini dilakukan dengan harapan bahwa babi yang rendah lemak akan punya tubuh langsung sehingga memiliki biaya ternak yang lebih murah dan tak menderita saat musim dingin.

Babi tersebut diberi gen yang mampu mengatur suhu internal dengan membakar lemak tubuh.

"Babi bisa menjaga suhu tubuh dengan lebih baik, artinya mereka bisa bertahan lebih baik di cuaca dingin" tutur kepala penelitian Jianguo Zhao dikutip dari The Daily Meal.

Meskipun begitu, ilmuan lain tidak setuju bahwa babi dengan rekayasa genetik tersebut lebih baik.

Walaupun rendah lemak, mereka dimodifikasi secara genetik dan kontroversial bagi konsumen di berbagai negara, salah satunya Amerika Serikat.

Profesor dari Animals Science Faculty University of Missouri, R. Michael Roberts, meragukan bahwa Food and Drug Administration (FDA) akan memberi persetujuan terhadap babi yang dimodifikasi secara genetik atau Genetically Modified Organism (GMO) tersebut.

"Saya ragu babi ini akan diimpor ke Amerika Serikat, dan kedua saya ragu kalau babi itu akan diizinkan untuk masuk ke dalam rantai makanan," ujar Roberts.

Editor: Fernando_Lumowa
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help