Sangadi Harus Minta Surat Pindah Pada Pendatang
Pemerintah Bolaang Mongondow tengah berkutat dengan pendataan kembali penduduknya.
Penulis: Finneke | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pemerintah Bolaang Mongondow tengah berkutat dengan pendataan kembali penduduknya. Ini karena fenomena banyaknya pendatang di Bolmong.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah menugaskan pada para sangadi untuk meminta surat pindah pada warga yang telah berdiam di Bolmong.
Apalagi, Bolmong kini rentan dengan kedatangan warga China yang bekerja di perusahaan semen PT Conch. Harus ada surat resmi.
"Sangadi minta surat pendatang itu. Harus ada keterangan pindah dari tempat asal. Saya sudah tugaskan pada para sangadi. Saya pun imbau, warga inisiatif laporkan diri," ujarnya Senin (23/10).
Stive Dapar, pendatang di Bolaang Mongondow yang tinggal di Desa Lalow mengatakan, sejak ia pindah, ia sudah melaporkan diri ke sangadi setempat. Ini untuk keamanan juga.
"Saya sudah laporkan diri, biar sangadi tahu kalau saya ngekos di sini. Kalau ada apa-apa kan bisa minta tolong sangadi, yang penting lapor dulu. Ini juga untuk alasan keamanan," ujarnya.
Sangadi Desa Lalow, Stenri Kastilong mengatakan ia terus memantau keberadaan o
pendatang di desanya, yang adalah kawasan kos-kosan. Baginya yang penting tak melakukan kekacauan.
"Dulu polisi pernah mau razia kos-kosan. Saya hanya bilang, pak polisi warga saya di sini semua aman-aman saja. Tak perlu ada razia. Mereka pun tak jadi razia," jelasnya. (fin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/iswan-gonibala_20171023_213342.jpg)