Jelang Peringatan Coral Day, 35 Persen Terumbu Karang Rusak

Upaya edukasi dan intervensi penyelamatan karang terus dilakukan di tengah masifnya kerusakan.

Jelang Peringatan Coral Day, 35 Persen Terumbu Karang Rusak
IST

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -Upaya edukasi dan intervensi penyelamatan karang terus dilakukan di tengah masifnya kerusakan.

Ulva Takke, Pendiri Yayasan Suara Pulau mengatakan, faktor manusia maupun akibat pemanasan global dan perubahan iklim berdampak langsung terhadap terumbu karang

Latar belakang inilah keterlibatan banyak pihak menggagas perhelatan coral day 2017, 20 Oktober mendatang di Pulau Bangka.

Ulva menjelaskan, karang merupakan tempat bernaung dan tumbuhnya seperempat species yang ada di laut dan tempat bergantung hidup lebih dari 500 juta penduduk dunia.

Namun mengutip data yang dikeluarkan oleh Pusat Oseanografi LIPI di pertengahan tahun 2017 ink terungkap bahwa hanya sekitar 6,39 persen terumbu karang dalam kondisi sangat baik, 23,40 persen kondisi baik. Sementara 35,06 persen cukup dan 35,15 persen kondisi rusak. 

Presentasi terumbu karang sesuai penelitian dalam keadaan rusak

“Artinya tanpa upaya serius memelihara apa yang ada dan intervensi terhadap kerusakan yang sudah terjadi sangat mustahil anak cucu kita di masa depan bisa menikmati indahnya kehidupan terumbu karang dan sumber ekonomi kerakyatan yang memberi sumber kehidupan berkelanjutan,” kata Ulva. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help