TribunManado/

Suu Kyi Serukan Rakyat Myanmar Bersatu Jelang Kedatangan Paus Fransiskus

Konselor Myanmar Aung San Suu Kyi menyeruhkan persatuan nasional kepada seluruh rakyat di negara itu.

Suu Kyi Serukan Rakyat Myanmar Bersatu Jelang Kedatangan Paus Fransiskus
AFP
Menlu RI Retno Marsudi berjabat tangan dengan State Counsellor sekaligus pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi di Myanmar, Senin (4/9/2017).

TRIBUNMANADO.CO.ID, YANGON – Konselor Myanmar Aung San Suu Kyi menyeruhkan persatuan nasional kepada seluruh rakyat di negara itu. Pernyataan itu disampaikan pemimpin de facto Myanmar menjelang lawatan Paus Fransiskus.

Dia mengaku telah membentuk komite yang akan mengkoordinasikan semua bantuan internasional dan lokal ke negara bagian Rakhine yang dilanda konflik, seperti dirilis VOA, Jumat (13/12/2017) ini.

Tokoh-tokoh dan badan-badan internasional telah memberikan tekanan kuat kepada Myanmar agar mengakhiri krisis Rohingnya, yang menyebabkan lebih dari 520.000 orang mengungsi ke Banglades.

Pengungsian besar-besaran terjadi sejak 25 Agustus 2017, ketika pasukan keamanan menanggapi serangan kelompok milisi Rohingya yang menyasar lebih dari 30 pos keamanan Myanmar.

Tindakan keras dan luas terhadap Rohingya, yang memang telah lama dipersekusi, dipandang PBB sebagai operasi “pembersihan etnis”.

Suu Kyi mengakui, dalam pidato di televisi pemerintah pada Kamis (12/10/2017), negaranya dikecam luas atas krisis pengungsi itu dan ia menyerukan persatuan dalam menangani masalah itu.

Peraih Hadiah Nobel Pertamaian pada 1991 itu mengatakan, pemerintahnya sedang mengadakan pembicaraan dengan Banglades atas “mereka yang sekarang berada di Banglades”.

Dia tidak memberi rincian, namun beberapa pejabat mengatakan, mereka harus dapat menunjukkan KTP, sedangkan yang memiliki KTP hanya sedikit.

Suu Kyi, peraih mantan tahanan politik, telah banyak dikritik oleh banyak pihak di luar Myanmar, karena tidak berbicara atas nama Rohingya. *

Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help