TribunManado/

Tampilkan Foto Orang Afrika di Samping Binatang dengan Eksrpesi Sama, Pameran Ini R4sis?

Baru-baru ini sebuah video beredar secara online menunjukkan sebuah pameran yang mengejutkan di sebuah museum Cina.

Tampilkan Foto Orang Afrika di Samping Binatang dengan Eksrpesi Sama, Pameran Ini R4sis?
SHANGHAIIST

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini sebuah video beredar secara online menunjukkan sebuah pameran yang mengejutkan di sebuah museum Cina.

Pameran itu menampilkan foto orang-orang Afrika dibingkai di samping foto hewan serupa yang memiliki ekspresi serupa.

Video ini awalnya diunggah oleh pengguna Instagram Negeria Edward E Duke.

"Museum kapital di Wuhan, Cina memajan gambar tertentu di sebelah binatang liar, Mengapa? Apakah mereka satu-satunya ras yang terlihat miskin?," tulis Duke dalam postingan yang kemudian dihapus karena alasan yang tidak diketahui.

Meskipun Duke mengatakan, pameran tersebut berlangsung di museum ibukota di Wuhan, dia sebenarnya bermaksud menyampaikan bahwa itu adlah pameran di Museum Provinsi Hubei di Wuhan yang menggelar pameran sebelum Golden Week dan berhasil menarik ribuan pengunjung setiap harinya.

Instagram
Instagram ()

Pamran khusus ini disebut 'This is Africa' yang menggambarkan karya fotografer Cina Yu Huiping, yang bertujuan memberi pengunjung rasa 'kehidupan primitif' di Afrika melalui interaksi manusia, hewan, dan alam.

Yu, wakil presiden Asosiasi Fotografer Hubei, telah mengunjungi Afrika lebih dari 20 kali selama dekade terakhir mengatakan, dia memiliki cinta yang mendalam untuk orang-orang dan satwa liar, mempromosikan konservasi sumber daya alam dan kecantikannya.

Zhao Yingxin, presiden Chinese Photographic Publishing House, memberikan ulasan yang bersinar atas karya-karya Yu.

"Fotografer Yu Huiping sangat tanggap, cerdas, dan berdampak visual, menangkap vitalitas kehidupan primitif," kata dia.

Direktur museum, Fang Qin, mengatakan sementara museum ini kebanyak peduli pada peninggalan budaya. Dia melihat pameran 'This is Africa' sebagai cara untuk menyediakan lebih banyak pengetahuan dan minat artistik kepada pengunjung, meningkatkan misi pendidikan sosial museum, dan memperkaya kehidupan budaya massa.

Seorang pengunjung, yang bermarga Zhang dari Hunan, tidak bisa tidak berlama-lama di aula pameran, mengatakan, gambar-gambar indah itu memberinya pemahaman yang langka dan mendalam tentang kebiasaan dan kondisi di Afrika.

Pada pembukaan pameran pad atanggal 28 September, Yu melelang karyanya untuk amal, mengumpulkan 5,1 juta Yuan untuk sebuah yayasan lokal yang membantu kaum muda, miskin, dan kelompok rentan lainnya di provinsi Hubei.

Bagaimana menurut kamu? (shanghaiist)

Penulis: Rine Araro
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help