Pilpelsus GMIM - Pemilihan Akan Diwarnai Golput, Ini Alasannya

SEPERTI layaknya pesta demokrasi, pemilihan pelayan khusus (pelsus) GMIM juga diwarnai dengan Golput.

Pilpelsus GMIM - Pemilihan Akan Diwarnai Golput, Ini Alasannya
NET
Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID-SEPERTI layaknya pesta demokrasi, pemilihan pelayan khusus (pelsus) GMIM juga diwarnai dengan Golput. Pengalaman  saat pemilihan edisi sebelumnya, alasan warga GMIM Golput bermacam-macam.

Kebanyakan karena pekerjaan, sakit dan merasa kecewa. Pemilihan besok (hari ini) juga diperkirakan akan ada yang memilih tidak ke lokasi ibadah dan pemilihan pelsus.

Namun, untuk mengantisipasi golput, sejumlah gereja mempunyai kiat. GMIM Eben Haezer Suwaan misalnya. Jemaat  ini menyuarakan pemilihan pelsus lewat mobil yang berkeliling kampung.

"Mari seluruh sidi jemaat, kita ikuti dan sukseskan pemilihan pelsus di kolom masing‑masing." Begitu seorang pria mengumumkan melalui pengeras suara.

Kehadiran mobil itu menyita perhatian warga. Warga keluar dari rumah menyaksikan keriuhan yang diciptakan mobil itu, lantas bercakap‑cakap dengan tetangga soal pemilihan tersebut.

Allan, salah satu panitia pemilihan mengatakan, cara itu digunakan untuk mengingatkan jemaat agar ikut dalam pemilihan pelsus. "Memang sudah kita sering umumkan, namun kita berkebijakan mengumumkan lagi, kali ini lewat mobil dan berkeliling," kata dia. Pendeta Jemaat Paulus Winebetan Bawembang Puiri meminta jemaat untuk ikut dalam pemilihan pelsus.

"Mari kita sama sama ikut pemilihan, karena itu sarana bagi kita untuk mengetahui kehendak Allah, juga sarana kita mewujudkan kerajaan Allah di dunia ini," ujar dia.

Sebut Puiri, Golput berarti tidak terlibat dalam usaha mewujudkan kerajaan Allah di dunia.

Menurut Puiri, umat Kristen harus aktif."Jangan pasif," kata dia. Ketua Jemaat Yerusalem Kawangkoan Robby Mamuaya meminta jemaat menjauhi politik praktis seperti fitnah, politik uang serta rekayasa lainnya.

Ia mengajak jemaat berdoa dan berpuasa sebelum memilih."Harus diingat bahwa pemilihan itu kudus karena dilakukan pada momen ibadah, jangan nodai kekudusan tersebut," kata dia.(art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved