TribunManado/

Angka Gangguan Jiwa di Boltim Naik

"Sebab sekarang keluarga lebih memilih untuk dipasung. Karena takut jiwa mereka membuat keributan atau kriminal lainnya,"

Angka Gangguan Jiwa di Boltim Naik
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Penyakit ganguan jiwa di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mengalami kenaikan tahun 2017 dengan jumlah 69 penderita.

Tahun 2017 penyakit ganguan jiwa terdapat di daerah Modayag yakni 21 penderita, kemudian Tutuyan 13 dan Mooat 12 orang, sisanya terbagi di beberapa Kecamatan. 

Menurut Kepala P2P dan Wabah, Dinkes Boltim, Sammy Rarung mengatakan, tahun 2016 jumlah penderita gangguan jiwa 58 orang, dengan kategori ringan.

"Jadi tahun ini angka ganguan jiwa di Boltim, naik berdasarkan hasil laporan dari setiap puskesmas dari 2016 sampai 2017," ujar Sammy Rarung, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, tindakan pencegahan dan penyuluhan terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan memberikan penyuluhan serta pemberian obat secara teratur.

Ke depan lagi, akan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, karena kurangnya pengetahuan tentang menghadapi orang yang mengalami gangguan jiwa. Kegiatan ini nantinya melibatkan perangkat desa.

Sangadi Tutuyan, Brury Paputungan mengatakan, waktu lalu ada warga yang mengalami ganguan jiwa, sehingga membakar rumah. Namun saat ini sudah diamankan ke rumah sakit jiwa, Manado.

"Sekarang untuk di Tutuyan terdapat tiga warga yang sakit jiwa. Masih tergolong ringan," ujar Brury Paputungan.

Tambahnya, perlu adanya dukungan dari dinas terkait untuk terus memberikan pengetahuan tentang  cara menghadapi orang yang gangguan jiwa.

"Sebab sekarang keluarga lebih memilih untuk dipasung. Karena takut jiwa mereka membuat keributan atau kriminal lainnya," ujar dia. 

Penulis: Vendi Lera
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help