TribunManado/

Pedagang Pasar Ratatotok Mengaku Ada Penagihan Uang Kebersihan

Ia mengaku untuk nominal penagihan tak dipatok pihak yang melakukan penagihan.

Pedagang Pasar Ratatotok Mengaku Ada Penagihan Uang Kebersihan
VALDY SUAK
kendaraan roda tiga bentor lalu-lalang di depan pasar Ratahan. Kendaraan ini menjadi alternatif warga Ratahan untuk pergi belanja ke pasar 

Liputan Wartawan Valdy Vieri Suak

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Pedagang di Pasar Ratatotok mengaku ada penagihan partisipasi kebersihan dan keamanan.

"Ya ada yang datang menagih, katanya untuk kebersihan dan keamanan," ujar seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengaku untuk nominal penagihan tak dipatok pihak yang melakukan penagihan. "Katanya seberapa saja yang ada, untuk bayar petugas kebersihan," jelasnya.

Hal ini pun mendapat respon Meldi Untu Ketua Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pasar, Kamis (12/10) saat dihubungi Tribun Manado.

Menurutnya, dari hasil konsultasi Pansus di Kementrian Perdagangan pekan lalu, secara tegas pihak kementrian melarang adanya penagihan sebelum ada hibah.

"Dari hasil konsultasi kami pihak Kementrian Perdagangan mengatakan, pasar yang dibangun dari anggaran Kementerian atau APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tak bisa dilakukan penagihan retribusi atau pungutan sebelum dihibahkan," katanya.

Sebutnya, seperti diketahui sebagian besar infrastruktur pasar di Mitra dibangun dari anggaran Kementerian atau APBN.

"Dan saya dapat info dari rekan di DPRD bahwa di Pasar Ratatotok sudah ada penagihan," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Valdy Suak
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help