TribunManado/

Kabupaten Bolmong Kekurangan Tenaga Medis

"Kalau obat-obatan kami tak kurang. Tapi dokternya yang kurang. Kan sekarang banyak dokter PTT,"

Kabupaten Bolmong Kekurangan Tenaga Medis
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Puskesmas lolak satu-satunya puskesmas rawat inap yang punya dua dokter, pada Selasa (5/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) hanya memiliki dua pendamping untuk penyakit tuberkulosis. Apalagi kondisi kurangnya dokter, sangat memengaruhi penanganan dan penanggulangan penyakit ini.

"Kalau obat-obatan kami tak kurang. Tapi dokternya yang kurang. Kan sekarang banyak dokter PTT. Tak ada program untuk melatih mereka karena kan hanya sementara," ujar Sutrisno, Koordinator Program Tuberkulosis, Kamis (12/10/2017).

Kondisi ini menuntut tenaga medis untuk lebih sadar dan bisa membimbing warga. Lebih menguasai teknik menangani penyakit ini. Bolmong pun hanya ada dua.

"Butuh pelatihan khusus untuk itu. Di Bolmong hanya ada dua pendamping penanganan penyakit ini. Saya dan satu personel lainnya," ujar ASN Dinas Kesehatan Bolmong ini.

Ia pun berharap ke depan ada tenaga medis yang lebih memadai di Bolmong. Ini agar program penanggulangan dan pencegahan penyakit ini lebih optimal.

"Karena ada obat tanpa tenaga medis memadai, tentu tak ideal," jelasnya. 

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help