TribunManado/

Banyak Rumah Relokasi Korban Banjir Manado di Desa Pandu Tak Dihuni

1.054 unit rumah tahap pertama yang dibangun masih banyak belum rampung.Pembangunan dilanjutkan untuk tahap kedua 1.000 unit.

Banyak Rumah Relokasi Korban Banjir Manado di Desa Pandu Tak Dihuni
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Rumah relokasi korban banjir di Desa Pandu yang terlantar tak berpenghuni 

Unit rumah di Blok A1 malah lebih parah lagi. Belum ditinggali malah unit rumah sudah rusak. Sebanyak 14 unit bagian atapnya hilang, kabarnya rusak diterjang angin kencang.

Franky Hurinda salah seorang warga yang menempati rumah di blok A2 mengungkapkan, karena kerusakan belum diperbaiki pantas saja kalau pemiliknya enggan menempati

"Mungkin sudah suka tinggal tapi seng sudah terbang disapu angin, mana mau tinggal disitu," kata pria asal Tikala Baru ini.

Rivay Budiman mengungkapkan agar perumahan ini penuh, kuncinya sebenarnya menyelesaikan fasilitas. Selain itu penunjang untuk tinggal seperti transportasi, kesehatan, dan keamanan.

"Orang mau kerja jauh, transportasi umum belum ada. Kalau mau ke sini naik ojek dari Perempatan Pandu bayar Rp 20 ribu," kata dia.

Meski susah, ia memilih bertahan. Menanti janji-janji pemerintah untuk segera menyelesaikan segala janji terutama merampungkan fasilitas.

"Minimal kalau hujan kami tak khawatir lagi," ujar pria asal lorong Pemadam Tikala Baru ini.

Di Blog G malah pembangunan rumah masih digenjot. Tak ada warga yang menempati blok ini.

Kalau pun ada cuma pekerja bangunan yang istirahat usai kerja.

Pasangan suami istri Jan Tidayoh (69) dan Dortje sedang sibuk bersih-bersih di unit milik mereka.

Halaman
1234
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help