TribunManado/

Boltim - Inilah Alasan Bangunan Sarang Burung Walet Dibongkar

Bangunan sarang burung Walet di desa Bukaka, belum memiliki izin membangun (IMB).

Boltim - Inilah Alasan Bangunan Sarang Burung Walet Dibongkar
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Bangunan sarang burung Walet di desa Bukaka 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bangunan sarang burung Walet di desa Bukaka, belum memiliki izin membangun (IMB).

Dari pantauan Tribun Manado, Selasa (10/10), bangunan tersebut sudah berdiri dua lantai, sementara ditempat lain ada puluhan pekerja sedang mengerjakan pagar. Hanya beberapa menit tiba, masuk mobil hitam pick up Grand Max bermuatan bahan.

"Bangunan sarang burung walet di Bukaka tidak memiliki izin, mereka sudah memasukan berkas, tapi tidak akan dikeluarkan izin, sebab harus ditinjau dulu, jangan-jangan masuk ke Hutan Lindung," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Boltim, Suharto Paputungan.

Kata dia, sudah dua kali menyurat kepada pemilik bangunan, bahwa harus urus ijin, baru dibangun. Kemudian pekerjaan harus dihentikan atau tidak ada aktifitas lagi.

"Jika himbauan ini, tak didengar oleh pemilik bangunan, maka akan dibongkar," ujar Suharto.

Lanjut dia, bangunan yang dibangun pasti tidak akan mendapat surat izin, karena masih perlu kajian khusus.

Sebab jika salah mengeluarkan izin, pasti langsung berhadapan dengan hukum.

Pengawas sarang Walet Stenly Rapar mengatakan, rencananya bangunan ini akan berdiri tujuh lantai, namun baru dua lantai yang diselesaikan, karena pemiliknya lagi sibuk. Maka pembangunan berhenti, namun pekerja diarahkan untuk mengerjakan pagar.

Menurutnya, soal pengurusan Izin, wewenannya dari pada pemilik. Kemungkinan suratnya masih sementara diurus.

"Saya tidak tahu juga dengan pasti, karena kami di sini hanya ditugaskan mengawas serta menyelesaikan pekerjaan bangunan," ujar dia.

Sementara Sekretaris Daerah Muhammad Assagaf mengatakan, apabila bangunan tidak sesuai RT/RW serta daerah tersebut melanggar ketentuan undang-undang, maka harus dibongkar.

"Sebab jika dibiarkan pasti, akan menimbulkan masalah dikemudian hari. Maka saya katakan kepada Kepala Dinas terkait, harus ada kajian khusus, untuk pemberian izin. Sebab salah pasti berhadapan dengan hukum," ujar Assagaf. 

Penulis: Vendi Lera
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help