TribunManado/

BI Perkiraan Inflasi Manado 3,5 Persen

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi Manado sampai dengan akhir tahun diperkirakan sekitar 3,5 persen.

BI Perkiraan Inflasi Manado 3,5 Persen
HERVIANSYAH
Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi Manado sampai dengan akhir tahun diperkirakan sekitar 3,5 persen. Hal ini karena kondisi yang terjadi saat ini. 

Laporan WartawanbTribun Manadp Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Bank Indonesia (BI) memperkirakan  inflasi Manado sampai dengan akhir tahun diperkirakan sekitar 3,5 persen. Hal ini karena kondisi yang terjadi saat ini.

"Kami memperkirakan inflasi Manado sekitar 3,5 persen," ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Soekowardojo, Selasa (10/10/2017).

Munurut dia,  agar inflasi tetap terkendali pihaknya terus menjaga komoditas di pasaran, jangan sampai ada yang bergejolak drastis. Hal tersebut bisa memengaruhi perhitungan inflasi.

"Untuk cabai rawit saat in harga danb stoknya mencukupi. Namun yang harganya saat ini cukup murah tomat sayur," ungkapnya.

Harga tomat sayur saat ini hanya sekitar Rp4.000 per kilogram. Harga tersebut cukup murah dibandingkan dengan harga normalnya, sekitar Rp6.000. Untuk itu pihaknya menjaga agar jangan sampai harganya meningkat signifikan, karena bisa menyebabkan inflasi yang tinggi. "Kalau naiknya ratusan  persen pengaruhnya besar," ungkapnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Moh Edi Mahmud mengungkapkan  Manado mengalami deflasi sebesar 1,04 persen pada September 2017 atau terjadi 
penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 129,61 pada bulan Agustus 2017 menjadi 128,26 pada September 2017.

 Perkembangan inflasi Kota Manado sampai dengan bulan September 2017 (inflasi tahun kalender) sebesar 2,09 persen, sedangkan inflasi “year on year” yaitu sebesar 3,42 persen. 

Deflasi Kota Manado pada bulan September 2017 terjadi karena adanya penurunan indeks pada kelompok pengeluaran Bahan Makanan yaitu sebesar 4,08 persen, di sisi lain indeks harga konsumen pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami peningkatan 
sebesar 0,39 persen, diikuti oleh kelompok perumahan, air, listrik, gas yang meningkat sebesar 0,02, kelompok sandang sebesar 0,13, Kelompok kesehatan sebesar 0,32.

Sedangkan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan sebesar 0,86. Di sisi lain kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga bergerak statis. 

Komoditas yang memberikan sumbangan/andil sepuluh terbesar terhadap deflasi Kota Manado adalah tomat sayur, angkutan udara, bawang merah, cabe rawit, bawang putih, wortel, 
buncis, penyegar ruangan, pisang, dan telepon seluler.(erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help