TribunManado/

9 Ribu Akte Kelahiran di Boltim Belum Ada NIK

Sebanyak 9 ribu akte kelahiran mulai dari 0-18 tahun di Bolaang Mongondow Timur, belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK).

9 Ribu Akte Kelahiran di Boltim Belum Ada NIK
NET
Akte kelahiran

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Sebanyak 9 ribu akte kelahiran mulai dari 0-18 tahun di Bolaang Mongondow Timur, belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK).

Hal ini disebabkan, masyarakat masih memegang akte kelahiran ofline atau manual dari Kabupaten Bolaang Mongondow dan Boltim tahun 2009-2011.

"Data yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatat sipil total akte kelahiran 23 ribu, yang sudah memperoleh NIK 14 ribu sedangkan sisa sekitar 9 ribu,"ujar Rusmin Mokoagow, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil , Senin (9/10/2017).

Menurutnya, target dari pusat tahun ini harus 85 persen dari 23 ribu, hingga oktober 2017 baru sekitar 64 persen. Optimis sampai 31 Desember sudah tercapai targetnya.

Lanjutnya untuk mengejar target yang diberikan pusat, maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melaksanakan sistem jemput bola ke setiap desa.

"Sistem ini sangat efektif, karena progesnya begitu cepat. Saya yakin jika hal ini terus dioptimalkan, maka bulan Desember ada 5.000 akte kelahiran ditarik dan dicetak," ujar dia.

Selain itu ada pula pengurusan Kartu Keluarga, namun paling banyak pergantian sedangkan untuk urus baru sudah berkurang.

Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Hendra Mamonto mengatakan, tiap hari turun ke tiap desa untuk melakukan perekaman KTP dan penarikan akte kelahiran serta lainnya.

"Dengan adanya sistem turun langsung ke desa, maka akte kelahiran yang tidak memiliki NIK bisa cepat terselesaikan. Sekarang melakukan perekaman di desa Nuangan," ujar dia. 

Penulis: Vendi Lera
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help