TribunManado/

'Saya Bosan Beberapa Kali Diambil Data dan Foto'

Rusmin Bababai warga Loyow Kecamatan Nuangan, harus beberapa kali memasukan berkas permohonan rumah tinggal layak huni ke Sangadi.

'Saya Bosan Beberapa Kali Diambil Data dan Foto'
Kontan
Ilustrasi perumahan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN-Rusmin Bababai warga Loyow Kecamatan Nuangan, harus beberapa kali memasukan berkas permohonan rumah tinggal layak huni ke Sangadi.

"Saya sudah beberapa kali didatangi untuk didata dan foto, namun belum pernah terealisasi,"ujar Rusmi Bababai, Jumat (6/10).

Kata dia, tidak lagi mengharapkan bantuan pemerintah, jika persyaratannya susah serta sulit. Karena beberapa kali datang hanya ambil gambar rumah serta data keluarga.

"Jika bantuan ada saya bersyukur, kalau tidak tetap bersyukur. Yang penting masih makanan dan minum tiap hari," ujar dia.

Dari Pantauan Tribun Manado, rumah yang ditempati Rusmin bersama keluarga, beratapkan rumbia serta dindingnya tripleks, sedangkan lantainya tanah.

Sangadi Loyow, Tarji Mokoagow mengatakan Rusmin Bababai satu diantara keluarga yang selalu diusulkan untuk RTLH.

"Tiap tahun jika ada program RTLH, saya selalu memasukannya. Di Loyow ada 24 kepala keluarga yang diusulkan," ujar Tarji Mokoagow.

Kata dia, masyarakat yang tergolong miskin masih 40 kepala keluarga, namun diusulkan 24 KK, sisanya 16 tidak memenuhi persyaratan yakni memiliki sertifikat kepemilikan tanah.

Nantinya 16 kepala keluarga akan diusahakan mendapatkan bantuan lahan dari Bupati Sehan Landjar seluas 2 hektar untuk dibangun rumah.

Sementara Kepala bidang Fakir Miskin Nikma Mokoagow mengatakan, tahun ini ada 180 unit rumah yang dibangun di tujuh kecamatan di Boltim.

"Untuk Loyow, 2017 memang tidak ada, namun 2018 ada pembangunan RTLH sebayak 350 unit dari Kabupaten Boltim, pengusulan 200 unit kepada Provinsi serta 826 ke Kementrian," ujar Nikma Mokoagow.

Kata dia, jika pengusulan berhasil maka lebih banyak rumah layak huni akan dibangun di Boltim. Pastinya 2018 ada 350 dibangun oleh Pemerintah Kabupaten.

"November tim akan turun melakukan verifikasi kembali terhadap data yang sudah masuk. Sebab data tersebut masih 2015, maka perlu pemuktahiran," ujar dia. (Ven)

Penulis: Vendi Lera
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help