TribunManado/

CSR Serentak di 50 Kota, PermataBank Edukasi Literasi Keuangan ke Siswa SD GMIM 36 Manado

CSR PermataBank, Permata Hati yang digelar sejak 2010 difokuskan kepada edukasi, literasi inklusi keuangan kepada anak usia dini.

CSR Serentak di 50 Kota, PermataBank Edukasi Literasi Keuangan ke Siswa SD GMIM 36 Manado
PERMATABANK MANADO
CSR PERMATABANK - Sonni Sumampow, Senior BM PermataBank Manado dalam penyerahan CSR Cerita Permata Hati PermataBank di SD GMIM 36 Manado, Jumat (6/10). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PermataBank Manado memberi kejutan kepada guru- guru dan siswa SD GMIM 36 Manado, Jumat (6/10).

Sekolah di Kelurahan Karame, Singkil itu dipilih sebagai penerima program "Cerita dan Empati dari Kita (Cerita) Permata Hati" PermataBank.

Penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) PermataBank dikemas menarik. Materi tentang literasi keuangan, khususnya manfaat menabung, lembaga keuangan, produk dan layanan PermataBank diberikan sambil diiringi games dan quiz berhadiah.

Para siswa pun diajak bermain ular tangga bintang yang berisi pesan-pesan pentingnya perilaku hidup hemat dan manfaat menabung.

Selain edukasi literasi keuangan, PermataBank Manado mendonasikan alat-alat peraga belajar, buku cetak, buku tulis, papan tulis, cat dinding dan peralatan untuk perawatan gedung sekolah.

Sonni Sumampow, Senior BM PermataBank Manado menjelaskan dalam rilis ke Tribun Manado, PermataBank merupakan bank pertama dan satu-satunya yang menyelenggarakan CSR literasi keuangan kepada anak-anak secara serentak di 50 kota di Indonesia.

CSR Cerita Permata Hati PermataBank digelar dalam rangka HUT ke-15 PermataBank. "Sekaligus dukungan PermataBank terhadap program literasi inklusi keuangan," ujarnya.

CSR PermataBank, Permata Hati yang digelar sejak 2010 difokuskan kepada edukasi, literasi inklusi keuangan kepada anak usia dini. "Harapan kami, kehadiran PermataBank meningkatkan kesadaran akan pentingnya menabung kepada anak-anak," kata Sonni.

Selain edukasi literasi keuangan, PermataBank Manado mendonasikan alat-alat peraga belajar, buku cetak, buku tulis, papan tulis, cat dinding dan peralatan untuk perawatan gedung sekolah.
Selain edukasi literasi keuangan, PermataBank Manado mendonasikan alat-alat peraga belajar, buku cetak, buku tulis, papan tulis, cat dinding dan peralatan untuk perawatan gedung sekolah. (PERMATABANK MANADO)

Mouren Monigir, Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Suluttenggo turut menjadi pengajar. Ia membagi pengetahuan tentang Tabungan Simpel (Simpanan Pelajar) yang dikhususkan untuk anak-anak.

"Pemerintah berupaya meningkatkann tingkat literasi inklusi keuangan di masyarakat. Saat ini tingkat literasi keuangan di Sulut baru 28 persen," kata Mouren yang mengaku salut atas CSR PermataBank yang menyasar anak usia dini. "Bertepatan, Oktober merupakan bulan inklusi keuangan," tambahnya.

Roslina Mangantine S.Pd, Kepala SD GMIM 36 Manado berterima kasih atas kunjungan Bank Permata. Katanya, bantuan tersebut sangat berarti bagi 60-an siswa. "Materi tentang pentingnya.menabung sangat penting bagi anak-anak. Kami berterima kasih kepada PermataBank yang peduli dengan sekolah ini. Semoga PermataBank makin sukses," ujarnya.

Cerita Permata Hati PermataBank melibatkan partisipasi 1.000 sukarelawan PermataBank, termasuk jajaran direksi di 50 kota. Selain Manado, CSR Cerita Permata Hati digelar di Jakarta, Bekasi Karawang, Bogor, Serang, Tangerang, Bandung, Cirebon, Garut, Purwakarta, Sukabumi, Tasikmalaya, Klaten, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Solo, Tegal, Yogyakarta, Banyuwangi.

Kemudian, Bojonegoro, Jember, Jombang, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Surabaya, Tulungagung, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Denpasar, Kendari, Makassar, Manado, Mataram, Palu, Banda Aceh, Batam, Binjai, Medan, Padang Sidempuan, Pekanbaru, Jambi, Lampung, Padang, Palembang dan Pangkal Pinang.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help