TribunManado/

Wisata: Buka Agrowisata Pabrik Gula Cepiring Ini Berhenti Operasi

Argowisata Termurah yang Ada di Pabrik Gula Daerah Cepiring Jawa Tengah, Tiket Masuk hanya 5 Ribu Rupiah Saja

Wisata: Buka Agrowisata Pabrik Gula Cepiring Ini Berhenti Operasi
Tribun Jateng - Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pabrik Gula Cepiring yang kini menjadi salah satu tempat argowisata.

Pasalnya pabrik yang berada di jalur pantura kabupaten Kendal membuka paket wisata mulai edukasi, industri, heritage, olahraga dan beragam wisata lain.

Kemegahan bangunan peninggalan zaman Belanda dan suasana alam di dalam Industri Gula Nusantara atau dikenal Pabrik Gula Cepiring kini bisa dinikmati masyarakat umum.

Humas PT IGN Artur Alexander Thies mengatakan sudah satu minggu pabrik gula tersebut membuka agro wisata. Menurutnya, saat dilaunching 1 Oktober lalu, masyarakat antusias sebab digelar berbagai lomba.

Artur menyampaikan wisatawan yang berkunjung bisa menikmati dan swafoto dengan latar belakang bangunan lama.

Pabrik ini didirikan oleh Belanda sejak tahun 1835 yang masih terlihat jelas di cerobong yang menjulang tinggi.

"Kami pertahankan bangunan tersebut sehingga masyarakat bisa menikmati wisata heritage dan bebas swafoto, " paparnya pada Tribunjateng, Jumat (6/10/2017).

Tidak sedikit, turis asing dari Belanda yang datang untuk napak tilas. Sebagian besar menanyakan dan melihat tempat leluhurnya tinggal atau bekerja.

Selain wisata heritage, pihaknya juga menawarkan wisata edukasi bagi wisatawan yang ingin mengetahui proses pembuatan gula kristal.

Berbagai fasilitas juga bisa dinikmati wisata mulai kolam renang, taman bermain, gedung serbaguna, spory center dan lain sebagainya.

Harga tiket sangat terjangkau, cukup Rp 5 ribu, wisatawan bisa menikmati fasilitas tersebut.

"Pabrik berhenti operasional akhir 2015 lalu, sehingga kami buka agrowisata agar ada pemasukan semoga Pabrik Industri Gula ini bisa hidup dengan warna yang lebih beda, " harapnya.

Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help