TribunManado/

Virgina: Urus Akta Kematian Gratis

Satu lagi Inovasi pelayanan publik dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukca

Virgina: Urus Akta Kematian Gratis
CHRISTIANWAYONGKERE
Wali kota Kotamobagu Tatong Bara menyerahkan akata kematian secara perdana di rumah warga 

TRIBUNMANADO. CO. ID, KOTAMOBAGU- Satu lagi Inovasi pelayanan publik dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kotamobagu, mengeluarkan akta kematian cepat dan tepat waktu.

Virgina Olii kepala Dinas Dukcapil Kota Kotamobagu, kepada Tribun Manado Jumat (6/10) mengatakan
program ini memang sudah ada, namum saat ini telah di 'pagari dengan payung hukum peraturan walikota kotamobagu nomor 22 tahun 2017 tentang penerbitan akta kematian cepat dan tepat waktu di kota kotamobagu.

"Jadi selain perwako ada 2 ribuan blanko akta untuk menunjang program ini dan kami serahkan akta ini cepat dan tapat waktu langsung di rumah duka usai pelaksanaan ibadah pemakaman," jelas Virgina.

Dijelaskannya penerbitan akte kematian oleh keluarga atau ahli waris bisa untuk mengurus Taspen, mengurus warisan, kleim asuransi dan syarat jika salah pihak hendak melakukan pernikahan kembali. Sedangkan untuk dinas sendiri sebagai pendukung dalam sistem dan data base.

"Jadi dengan dikeluarkannya akta kematian terhadap warga, otomatis data warga tersebut terhapus dalam data kependudukam," tambahnya.

Penerbitan akte kematian untuk penduduk kota Kotamobagu yang sudah terdata dalam data base kependudukan. Dalam prosesnya, disdukcapil menerima laporan lebih dalu dari pemerintah desa kelurahan, kemudian turun kelokasi dan meminta dokumen kelengkapan berkas sambil cek kebenaran peristiwa kematian setelah ini terpenuhi akan proses penerbitan lalu diserahkan langsung.

"Sangat perlu dilakukan pengecekan benar tidaknya sudah meninggal, jangan informasi bohong. Atau semata-mata mengaku sudah meninggal agar semua tunggakan dan Bank dan lainnya lunas," ujar Adi Malah Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Disdukcapil Kota Kotamobagu.

Sebelumnya pengurusan akta kematian oleh masyarakat langsung ke kantor disdukcapil setelah melalui proses dari Kelurahan atau Desa, Kecamatan. Pihaknya terus mengotimalkan peningkatan pelayanan publik serta mewujudkan tertib administrasi kependudukan. Percepatan pelayanan kapada masyarakat dengan memberikan kemudahan proses pelaporan peristiwa kematian. Hal ini terus akan disosialisasikan kepada seluruh masyarakat, mengingat perwakonya sudah ditanda tangani langsung oleh walikota Tatong Bara.

"Ibu walikota, kebetulan langsung menyerahkan akta kematian kepada warga yang berduka di Kelurahan Gogagoman keluarga Gulimat Mokoginta," tambahnya. Proses penerbitan akta kematian tidak dipungut biaya alias gratis, sebagai komitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Pihaknya menghimbau kepada para Camat, Lurah dan Kepala desa agar segera melaporkan setiap ada terjadi peristiwa duka di wilayahnya masing melalui contac person 085342822428 (Miska Mokodompis) dan 085242324093 (Hely Manggopa). Terpisah Sairun Mokodompit warga Kelurahan Genggulang menilai program ini masih terbilang baru bagi masyarakat sehingha wajib dan perlu disampaikan kepada warga.

"Kalau akta kematian diserahkan langsung oleh pemerintah kepada warga tanpa biaya bagus. Kami harap tetap konsisten tidak membayar jangan hanya pada awalnya saja," kata Sairun.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help