TribunManado/

Memprihatinkan! Siswa SMKN 1 Nuangan Belajar di Kelas tak Berdinding dan Beratap Bocor

Cici Mamonto (15) siswa kelas II SMK Negeri 1 Nuangan harus belajar di ruangan dengan dinding berlubang dan atap bocor.

Memprihatinkan! Siswa SMKN 1 Nuangan Belajar di Kelas tak Berdinding dan Beratap Bocor
Siswa SMK Negeri 1 Nuangan harus bersabar dengan fasilitas ruang belajar yang jauh dari kata layak. Foto diambil Kamis (5/10). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Cici Mamonto (15) siswa kelas II SMK Negeri 1 Nuangan harus belajar di ruangan dengan dinding berlubang dan atap bocor.

Ruangan 3 X 5 meter itu ditempati siswa jurusan Administrasi Perkantoran itu sudah tidak layak dijadikan kelas.

Dinding tripleks bagian kiri sudah terbuka, sengnya bocor dan lantai sebagian besar rusak. Hujan dan panas menjadi kesulitan terbesar, ketika siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

"Saya bersama teman harus berpindah tempat tiap hari, jika sinar matahari pagi menyinari sampai pukul 10.00, sebab dindingnya terbuka. Sedangkan waktu hujan berhenti belajar, karena seluruh bagian kelas basah," ujar Cici Mamonto, Kamis (5/10).

Lanjut Cici, penderitaan ini dimulai satu tahun lalu. Apalagi ketika musin angin, debu langsung masuk ke kelas. "Saya hanya berharap, ade kelas yang nantinya akan mengantikan, tidak akan merasakan seperti kami. Walaupun ruangnya tak memadai, tapi kami tetap semangat belajar," ujar dia.

Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Nuangan Bidang Sarana dan Prasarana Muchamad Burhanudin mengatakan ruangan ini dibangun dua tahun lalu dengan sumbangan orang tua murid.

Menurutnya, penambahan bangunan ini, dikarenakan jumlah murid tiap tahun bertambah. Siswa yang bersekolah berasal dari desa Nuangan dan Matabulu.

"Ruangan tersebut sekarang sudah rusak, terutama dinding serta atapnya, sehingga waktu belajar sering tergangu. Padahal satu kelas diisi 30 siswa. Total keseluruan murid di SMK Negeri 1 Nuangan 210 murid," ujar Burhanudin.

Lanjut dia, ruangan belajar kelas tidak cukup lagi, karena tiap tahun siswa terus bertambah. Jumlah ruangan yang ada saat ini di SMK Negeri 1 Nuangan yakni empat kelas , laboratorium satu serta perpustakaan satu.

Ruangan ini perlu ditambah karena jurusan Administrasi Perkantoran ada tiga kelas sedangkan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) berjumlah 4 kelas.

"Untuk mencukupi ruangan belajar, maka perpustakaan di sekat, lalu dijadikan kelas. Kemudian Laboratorium juga dijadikan tempat belajar," ujar Burhanudin.

Kepala SMK Negeri 1 Nuangan Schipper R. Sembel mengatakan sudah diajukan ke Dinas Provinsi Sulawesi Utara untuk pembanguan ruang kelas baru namun belum ada jawaban.

"Kemungkinan pengusulan dari Dirjen berhasil, sebab sudah ada jawaban bahwa surat diterima dan memdapat bantuan ruangan Praktek Siswa ukuran 8x12 meter," ujar Sembel.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help