TribunManado/

Harusnya Tunjangan Sesuai Kinerja, BPK Tak Percaya Absensi Pegawai

Berdasarkan hasil audit BPK ke Pemerintah Daerah, pembayaran tunjangan belum sesuai dengan parameter yang objektif.

Harusnya Tunjangan Sesuai Kinerja, BPK Tak Percaya Absensi Pegawai
KOMPASIANA
Ilustrasi PNS. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tunjangan berdasarkan kinerja Aparat Sipil Negara (ASN) menjadi sorotaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI saat menggelar media workshop di Kantor BPK RI Perwakilan Sulut, Rabu (4/10/2017).

Amin Bangun, Kepala Sub Auditorat II BPK RI mengatakan, harusnya tunjangan itu sesuai kinerja."Kalau di BPK, tugas tidak selesai tunjangan ngak dibayar. Uangnya ngak cair," ujar Bangun.

Berdasarkan hasil audit BPK ke Pemerintah Daerah, pembayaran tunjangan belum sesuai dengan parameter yang objektif.

"Belum sesuai dengan parameter ojektif. Pembayaran tunjangan itu berdasarkan absen," ungkapnya.

Padahal, absensi belum tentu terukur kinerjanya. Kondisi saat ini belum ada Analisis Beban Kerja, sehingga ukurananya absen saja.

Membangun sistem tunjangan berdasarkan kinerja memang membutuhkan waktu lama,

"Ukuran kinerja, setiap perorangan apa yang dihasilkan dari kerjanya, agak mebutuhkan sistem yang rumit. Kapan orang dinilai berkinerja atau tidak memang kompleks," ujarnya.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help