TribunManado/

Polres Bolmong Datangi Bupati Sehan Tanya Kasus Pasar

Tiga orang anggota polisi di bawah pimpinan AKP Hanny Lukas memasuki ruang Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar, Rabu (4/10).

Polres Bolmong Datangi Bupati Sehan Tanya Kasus Pasar
TRIBUNMANADO/ALDI PONGE
Bupati Boltim Sehan Landjar

  

Lukas Datangi Sehan Landjar Bicarakan Kasus Pasar

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN-Tiga orang anggota polisi di bawah pimpinan AKP Hanny Lukas memasuki ruang Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar, Rabu (4/10).

Pembicaraan antara Sehan Landjar dan Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Hanny Lukas hampir berlangsung 1 jam lebih. Hanny yang memakai kemeja hitam serta dua anggotanya mengenakan kemeja merah, keluar dari ruangan pukul 14.00 wita.

"Yah saya kemari hanya kegiatan silaturami dengan Pak Bupati serta ada beberapa pembicaraan yang disampaikan terkait masalah tiga pasar di Boltim,"ujar AKP Hanny Lukas.

Kata dia, ketiga pasar tersebut yakni pasar Buyat dengan anggaran 2,2 miliyar, Motongkad 2,3 miliyar dan Iyok 2,3 miliyar. Kerugian negara mencapi Rp400 juta. Ketiga kontraktor yang menagani pasar sekarang berstatus tersangka.

"Ketiga yakni IK,MB dan JB. Untuk IK sudah dipanggil beberapa kali untuk melengkapi berkas," ujar Hanny.

Menurutnya, ada dua orang tersangka sudah melunasi TGR, namun nanti kasus ini ditangani pihak berwajib, baru dilakukan perlunasan. Akan tetapi tidak membatalkan prosesnya.

"Proses ketiga tersangka ini tetap akan dilanjutkan apapun itu. Nanti keputusan ada di tangan hakim," ujar dia.

Sementara Sekretaris Daerah Muhammad Assagaf mengatakan, memang pihak penyidik datang kemari menayakan masalah pasar dan minta data ADD (alokasi dana desa).

"Saya menghormati hukum yang berlaku. Jika memang itu salah silakan diproses. Asalakan jangan dikaitkan dengan ASN, sebab itu doknum kontraktor," ujar Assagaf.

Menurutnya, hasil dari temuan LHP BPK masalah pekerjaan dari kontraktor bukan kebijakan PNS. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help