TribunManado/

Banjir Manado

Konsultan Kebagian Rp 37 Miliar di Dana Banjir Manado

Dana bantuan pemerintah pusat terhadap korban bencana banjir tahun 2014 terus diberikan secara bertahap kepada para korban

Konsultan Kebagian Rp 37 Miliar di Dana Banjir Manado
TRIBUNNEWS
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID ‑ Dana bantuan pemerintah pusat terhadap korban bencana banjir tahun 2014 terus diberikan secara bertahap kepada para korban.

Tahap pertama diberikan tahun 2015 sebesar Rp 213. 304. 000.000.

Tahap kedua pada 2016 Rp 14.300.000.000 dan tahap ketiga pada 2017 sebesar Rp 116.313.400.000.

Anggaran ini diberikan antara lain untuk membenahi infrastruktur fisik yang rusak karena banjir.

Misalnya, untuk jasa konsultan Rp 23 miliar, belanja ke masyarakat Rp 125 miliar, pekerjaan fisik Rp 3,6 miliar (untuk jalan, trotoar dan bahu jalan di Pandu), gorong-gorong Rp 600 juta, talud Rp 1,4 miliar, saluran Rp 7 miliar, ipal Rp 4,7 miliar, air tanah Rp 3,1 miliar, lampu Rp 4,9 miliar, tiang listrik Rp 1,2 miliar, jembatan Maesa Rp 9,7 miliar,  saluran di Kota Manado terdiri 19 saluran Rp 14,3 miliar.

Sementara itu, anggaran untuk tahun 2016 tercatat Rp 14.300.000.000 rinciannya terdiri dari pembuatan talud, saluran, perencanaan dan pengawasan Rp 4.4 milliar, Puskesmas Rp 1 miliar, pembuatan Gedung SD Rp 1,5 miliar, pembuatan Gedung SMP Rp 1,3 miliar, Pasar Pandu Rp 1.09 miliar, gereja Rp 750 juta, masjid Rp 750 juta, Kantor Kelurahan Rp 500 juta, Balai Desa Rp 500 juta, Pos Babinsa Rp 125 juta, perbaiki SMA Rp 2,1 miliar.

Terakhir untuk tahun 2017 telah keluar anggaran sebesar Rp 116.313.400.000.

Anggaran ini peruntukannya untuk konsultan pendamping yang mendata masyarakat Rp 8.4 milliar, perencanaan Rp 1 miliar, pengawasan Rp 1 miliar.

Kemudian untuk infrastruktur jalan got, gorong‑gorong, talud dan pengawasan Rp 1 milliar, membangun Infrastruktur jalan,talud,saluran, gorong‑gorong, lampu, jalan,air bersih, dan taman di Pandu Rp 50 milliar, usaha tekstil kain Manado (peralatan) Rp 5 miliar. Kemudian bahan baku tekstil Rp 500 juta, bahan baku tekstil Rp 500 juta, bantuan usaha keripik pisang goroho Rp 2,5 milliar (peralatan, kantor), baku baku untuk usaha keripik pisang Rp 500 juta, kantor koperasi Rp 250 juta, modal untuk kantor koperasi Rp 250 juta.

Sedangkan Pelatihan untuk usaha Rp 600 juta,.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help