TribunManado/

Dana Bantuan Pasca Banjir Manado Tembus Rp 343 Miliar, Dipakai Untuk Apa Saja Ya?

Itu kami awasi ketat. Ini juga sudah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Dana Bantuan Pasca Banjir Manado Tembus Rp 343 Miliar, Dipakai Untuk Apa Saja Ya?
Tribun Manado
Kawasan perumahan untuk korban banjior di Pandu 

MANADO, TRIBUN - Meski terbilang lama, namun pemerintah tetap merealisasikan bantuannya terhadap korban banjir bandang di Kota Manado tahun 2014 lalu. Dana yang sudah dikucurkan pemerintah pusat menembus angka Rp 343 miliar.

Hal ini diutarakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kota Manado, Max Tatahede, Senin (2/10).

Tahapan dikucurkannya bantuan kata Tatahede, pada tahun 2015 pemerintah memberikan Rp 213 miliar. Kemudian tahun 2016 kembali dikucurkan Rp 14,3 miliar.

`'Total dana yang masuk ke Pemerintah Kota Manado untuk membantu korban banjir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencapai Rp 343 miliar, '' ujar Tatahede lagi.

Dia menegaskan, dana yang diberikan pada tahun 2015 dan 2016 sudah tersalur ke masyarakat yang menjadi korban. Dana lainnya dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang rusak akibat banjir, misalnya pembuatan jembatan.

Khusus bantuan kepada korban banjir di tahun 2017 masih di kas daerah belum disalurkan. Hanya dia memastikan bantuan ke korban bencana akan diatur sehingga langsung masuk ke rekening para korban.

`'Untuk rumah kategori rusak berat bantuan yang diberikan Rp 40 juta, sedangkan yang rusak dengan kategori sedang Rp 20 juta,'' ujarnya.

Dana bantuan ini tak disalurkan sekaligus pemerintah, melainkan secara bertahap, yakni tahap pertama sebanyak 40 persen, tahap kedua 30 persen dan tahap ketiga 30 persen.

`'Jadi dana bantuan disalurkan 100 persen, untuk masyarakat yang memanfaatkan dana dengan benar. Artinya agar mendapat dana bantuan tahap kedua, masyarakat harus mempertanggungjawabkan dulu pemanfaatan dana yang diterima tahap pertama untuk membangun rumah. Jika tidak, tak akan diberikan agar pemanfaatannya tidak salah. 'Itu kami awasi ketat. Ini juga sudah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),'' ujarnya.

Penyaluran bantuan kata Max, tak dilakukan sembarangan oleh pemerintah. Tapi, berdasarkan data yang telah dimiliki pemerintah, setelah melakukan verifikasi secara ketat di lapangan. `'Yang diberikan bantuan, hanya mereka yang berhak saja. Itu didasarkan pada data verifikasi di lapangan yang melibatkan masyarakat yang menjadi korban,'' tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Charles_Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help