TribunManado/

Melihat Dari Dekat Perumahan untuk Korban Banjir, Djenny: Saat Hujan Turun Tak Was-was Lagi  

Sebanyak 1.200 rumah sudah berhasil dibangun di lokasi dekat dengan kawasan Taman Hutan Raya Gunung Tumpa

Melihat Dari Dekat Perumahan untuk Korban Banjir, Djenny: Saat Hujan Turun Tak Was-was Lagi   
Kontan
Ilustrasi perumahan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Sebanyak 1.200 rumah sudah berhasil dibangun di lokasi dekat dengan kawasan Taman Hutan Raya Gunung Tumpa

MESKI begitu, baru sebagian kecil korban banjir 2014 silam menempati rumah tersebut. Saat ini baru sekitar 107 rumah yang diisi.

Dari pengamatan Tribun, fasilitas pendukung seperti listrik, air, dan penerangan jalan sudah bisa dinikmati warga. Walaupun demikian tak semua warga puas, ada saja warga yang mengeluh.

Beberapa warga mengeluhkan, sejumlah hal mulai dari akses transportasi, akses ke pasar, layanan kesehatan, hingga keamanan, hingga persoalan lapangan pekerjaan.

Fany Tinungki merupakan korban banjir yang dulu tinggal di Pakowa lingkungan VI. Setelah direlokasi ke Perumahan Tumpa, Pandu ia menempati Blok B bersama istrinya Vanda dan anak‑anak.

Rumah sederhana tipe 36 dengan dua kamar tidur, lengkap dengan sebuah kamar mandi. Fasilitas itu belum dilengkapi dapur. Pembangunan dapur dibebankan ke warga.

Sudah sejak 2016 pasangan suami istri ini menempati rumah bantuan BNPB ini. Ia bersyukur bisa dapat rumah aman dari bencana banjir.  Sudah bisa menikmati fasilitas listrik dan air.

Meski begitu ada saja kekurangan. ia mencontohkan rumah sudah berdiri namun dinding belum diplester, selain itu pembangunan talud penahan tanah sepertinya belum sesuai standar.

Alhasil Fany harus mengeluarkan kocek membeli batu "Saya beli empat kubik batu, tambah bangun talud di dapur," ujarnya.

Selain itu, Fany juga menyoal keamanan. Di bloknya memang sudah cukup banyak warga menempati. Namun karena fasilitas masih sementara dilengkapi, kerap kali rumah ditinggal, semisal untuk keperluan ibadah.

Halaman
1234
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help