Jalan Trans Sulawesi di Desa Trans Pato'a Alami Kerusakan

Kondisi jalan trans Sulawesi lingkar selatan, tepatnya di Desa Trans Pato'a, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), mengalam

Jalan Trans Sulawesi di Desa Trans Pato'a Alami Kerusakan
perbaikan jalan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Trans Pato'a dan Halabolu, Sabtu (30/9). 

 Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kondisi jalan trans Sulawesi lingkar selatan, tepatnya di Desa Trans Pato'a, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), mengalami kerusakan yang cukup serius. Rusaknya jalan sepanjang kurang lebih 20 meter di daerah menanjak, dinilai membahayakan para pengguna jalan, Minggu (1/10). 

Untuk itu masyarakat Desa Trans Pato'a dan Desa Halabolu secara spontan berswadaya memperbaiki jalan rusak tersebut. Dilakukan sementara waktu sambari menunggu perbaikan lanjutan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

"Semua yang dialkukan demi keselamatan banyak orang, semoga apa yang dilakukan bernilai ibadah bagi Allah SWT," kata Iron Rahman warga Desa Halabolu.

Senada dikatkan oleh Roni Mantulangi satu diantara pengguna jalan, bahwa kendaraannya sulit menanjaki jalan jalan tersebut.

"Alhamdulilah sudah ada masyarakat yang antusias memperbaiki jalan rusak," kata Roni singkat.

Sementara itu Sangadi (Kepala Desa) Trans Pato'a, Anwar Stirman, mengatakan, apa yang dilakukan oleh masyarakat bukanlah dorongan dari pemerintah melainkan kesadaraan sendiri.

"Saya tidak pernah merekomendasi itu, kesadaran warga melihat jalan rusak," kata Stirman.

Awalnya kata Sangadi, perbaikan jalan dilakukan oleh warga Desa Halabolu, kemudian warga Desa Trans Pato'a tergerak hati ikut bersama - sama melakukan perbaikan jalan.

"Kerap kendaraan sering celaka di jalan ini, pernah juga sekali kendaraan milik Pemkab tak mampu menanjak dan masuk selokan," kata dia.

Dibalik itu Sangadi berharap langkah inisiatif yang diambil oleh masyarakat nantinya akan menjadi perhatian bagi Pemprov Sulut untuk secepatnya melakukan perbaikan jalan di daerah tersebut.

"Harapannya segera diperbaiki karena berhubungan dengan keselamatan manusia," kata Sangadi.

Sementara itu Wiwik Diahnita, pengguna jalan, berterima kasih kepada masyarakat kedua desa tersebut telah berpartisipasi untuk memperbaiki jalan yang dinilai cukup berbahaya.

"Harus diapresiasi karena membantu para pengguna jalan," tukasnya. (lix)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help