TribunManado/

Rodrigo Elias: Terpidana Korupsi Baiknya Tahan

MEMANG dalam KUHAP disebutkan bahwa pengadilan dalam menjatuhkan putusan dapat menetapkan terdakwa tetap ada dalam tahanan atau membebaskannya.

Rodrigo Elias: Terpidana Korupsi Baiknya Tahan
TRIBUNNEWS
Ilustrasi.

TRIBUNMANADO.CO.ID-MEMANG dalam KUHAP disebutkan bahwa pengadilan dalam menjatuhkan putusan dapat menetapkan terdakwa tetap ada dalam tahanan atau membebaskannya.

Dr Rodrigo Elias, Dosen Fakultas Hukum Unsrat mengatakan, terpidana kasus korupsi tak bisa dilepas."Ini kasus extra ordinary crime atau kejahatan luar biasa. Sebaiknya itu ditahan. Orang yang dalam proses karena tertangkap tangan saja itu langsung ditahan. Apalagi ini sudah divonis," ujar dia.

Lanjut Rodrigo memang dari segi hukum belum inkra karena telah ada pengajuan banding. Tetapi untuk sementara yang harus dia lakukan menjalani putusan sekarang sampai putusan itu inkra.

"Keputusan memang belum ada kekuatan hukum tetap dan mengikat. Namun sebelum ada itu, dia harus patuh terhadap putusan sekarang. Itu yang berlaku saat ini. Harus dijalankan," ujarnya.

Rodrigo kemudian menegaskan lagi, pelaku kejahatan luar biasa harus ditahan. "Seharusnya ditahan. Alasannya yang pertana sudah ada putusan. Yang kedua ini kejahatan luar biasa. Dan yang ketiga apalagi sudah terlihat di Jakarta atau di luar kota. Kemungkinan untuk melarikan diri itu ada," ujar dia.

Ia menambahkan, eksekutor terkait putusan ini adalah jaksa. Namun, proses banding ini sudah dilimpahkan ke pengadilan tinggi. Masa penahanan ada di pengadilan tinggi.

"Tetapi tetap saja yang menjalankan putusan itu jaksa di Kejari atau Kejaksaan Tinggi. Jaksa melaksanakan tugas sesuai putusan pengadilan," ujarnya.(dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help