TribunManado/

Dicegat Dua ABG, Rusuk Ryan Kena Panah Wayer, Begini Kronologinya

Kali ini Ryan Palit (18), salah satu warga Kelurahan Titiwungen Utara, Lingkungan IV, Kecamatan Sario, harus naik meja oprasi di RSUP Kandou Manado.

Dicegat Dua ABG, Rusuk Ryan Kena Panah Wayer, Begini Kronologinya
Kompas.com/Ronny Adolof Buol
Beberapa anak panah wayer yang disita polisi ketika melakukan razia di Kota Manado. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus panah wayer kembali memakan korban. 

Kali ini Ryan Palit (18), salah satu warga Kelurahan Titiwungen Utara, Lingkungan IV, Kecamatan Sario, harus naik meja oprasi di RSUP Kandou Manado. 

Pasalnya, rusuk kanan Ryan dipanah oleh dua lelaki yang diduga berinisial berinisial RM alias Misda (20an) dan VL alias Valen (20an), keduanya warga Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang. 

Dari informasi yang di rangkum, Peristiwa itu terjadi diruas jalan Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Rabu (27/9) dini hari, sekira pukul 01.00 Wita.

Sebagaimana laporan dari ayah korban bernama Sami Palit (44), saat berada di ruang sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polresta Manado, Rabu (27/9) tadi, mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, awalnya anaknya bersama dua rekannya sedang nongkrong di depan rumah mereka. 

Beberapa saat kemudian, mereka menggunakan sepeda motor dengan maksud pergi mengambil gitar di rumah kos temannya untuk dipakai bernyanyi-nyanyi di depan rumah.

Tidak disangka, saat melewati lokasi kejadian, mereka dicegat oleh beberapa lelaki diantaranya dua lelaki bernama Misda dan Valen. 

"Anak saya mengatakan kalau Valen dan Misda sudah memegang panah wayer dan mencegat mereka. Saat anak saya menegur ke dua pelaku, tiba-tiba mereka melepaskan anak panah itu ke arah anak saya, namun hanya satu anak panah wayer yang kena telak dibagian rusuk kanan anak saya," jelas ayah korban dihadapan Polisi.

Setelah melepaskan anak panah wayer ke arah korban, kedua pelaku langsung melarikan diri. 

Sementara korban, dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh dua temannya yang dibantu oleh warga, sebelum dirujuk ke RSUP Kandou Manado untuk naik meja oprasi.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Laporan sudah diterima, sementara dua dugaan pelaku sementara dalam pengejaran Polisi," ucapnya. (nie) 

Penulis: Nielton Durado
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help