Halte yang 'Tabiar' di Bongkar atau Semakin Dibiarkan? ini Kata Wali Kota Manado

Wali Kota Manado, Dr GSV Lumentut menegaskan, halte yang tidak digunakan akan dibongkar. Hanya pembongkaran harus ada proses admisnistrasi.

Halte yang 'Tabiar' di Bongkar atau Semakin Dibiarkan? ini Kata Wali Kota Manado
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Manado, Dr GSV Lumentut menegaskan, halte yang tidak digunakan akan dibongkar.

Hanya pembongkaran harus ada proses admisnistrasi.

''Kami akan bongkar tapi akan urus dulu proses administrasinya," ungkpanya.

Terpisah, Kadis Perhubungan Kota Manado, M Sofyan mengatakan, pembongkaran halte yang sudah rusak atau tidak bisa digunakan lagi bisa saja dilakukan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado M Sofyan.

"Tapi tidak boleh sembarangan. Itu aset daerah dan harus melalui proses penghapusan," ujar dia kepada Tribun Manado, Selasa (26/9) pagi.

Lanjut Sofyan 54 halte yang tersebar di Kota Manado juga bukan hanya dibangun oleh Dinas Perhubungan Kota Manado.

"Ada dari APBN, APBD Provinsi dan CSR. Jadi masih harus melewati prosedur," ujarnya.

Kata Sofyan, saat ini pihaknya sudah punya rencana untuk halte‑halte yang sudah tidak digunakan namun masih bisa berfungsi.

"Nantinya akan ada sebagian halte yang difungsikan lagi. Sementara sebagiannya lagi akan ditinjau apakah masih sesuai dengan rencana pengembangan jaringan transportasi," ujar Sofyan.

Halaman
12
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved