Wow, 13 Ribu Hektar Hutan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Rusak

"Penyusutan luas kawasan di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, karena ada perubahan fungsi menjadi hutan produksi terbatas, hutan produksi,"

Wow, 13 Ribu Hektar Hutan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Rusak
Dok.TRIBUNMANADO
Lokasi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), foto April 2017 

Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Luas Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) terus terjadi penyusutan. Sebelumnya luas TNBNW 287.115 hektar, kemudian tahun 1993 menyusut menjadi 282.363 hektar dan tersisa 282.363 hektar pada tahun 2010 atau mengalami penyusutan 4.752 hektar.

"Penyusutan luas kawasan di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, karena ada perubahan fungsi menjadi hutan produksi terbatas, hutan produksi dan lainnya,'' kata Fitri Sindhung, Polisi Kehutanan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Senin (25/9/2017).

Perubahan fungsi menjadi hutan terbatas di TNBNW seluas 15.021 hektar, hutan produksi 12 hektar dan area penggunaan lain 167 hektar.

"Setelah berkurang, luas kawasan kembali bertambah setelah hutan produksi seluas 1.831 hektar, hutan lindung seluas 8.146 seluas 8.146 hektar dan hutan produksi terbatas seluas 462 Hektar dijadikan kawasan TNBNW. Semuanya dilakukan sesuai ketentuan perundang‑undangan berlaku, sebab ada surat keputusan yang dibuat Menteri Kehutanan,'' ujar Sindhung.

Kendati terus dijaga oleh pemerintah, namun TNBNW kata Sindhung tetap mengalami kerusakan selama bertahun‑tahun, yang disebabkan oknum tak bertanggungjawab yang merambah hutan.

"Ada lahan seluas 13.846 hektar yang sedang direhabilitasi dengan ditanami tanaman kayu seperti Matoa dan Nantu, karena mengalami kerusakan,'' ujarnya menambahkan.

Lahan yang direhabilitasi oleh pihak TNBNW menurut Sindung kerusakannya sebagian besar disebabkan aktivitas tambang emas illegal, pembukaan lahan pertanian dan perkebunan, serta illegal logging oleh oknum tak bertanggungjawab.

"Untuk kasus illegal logging kasusnya setahu saya sudah di P21. Pelakunya tetap diproses karena tertangkap tangan saat mengambil kayu jenis Cempaka di TNBNW,'' ujar Sindhung.

Tak hanya pelaku illegal logging yang ditindak oleh Polisi Kehutanan, tapi perambah kawasan hutan TNBNW di Kecamatan Maelang, Kabupaten Bolaang Mongondow juga telah diproses hukum.

Halaman
12
Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved