TribunManado/

Waaah! Tahun 2018, Gaji Honorer di Bolsel Bakal Naik Segini

Tahun 2018 mendatang Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), bakal menggaji tenaga honor dengan Upah Minimum Pegawai (UMP)

Waaah! Tahun 2018, Gaji Honorer di Bolsel Bakal Naik Segini
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

Liputan Wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tahun 2018 mendatang Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), bakal menggaji tenaga honor dengan Upah Minimum Pegawai (UMP) standar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sebesar Rp 2,5 juta per bulan.

Naiknya gaji para honorer diharapkan seiring dengan peningkatan kinerja di masing - masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Hal tersebut telah disampaikan oleh Bupati Hi Herson Mayulu (H2M) pada pelaksanaan apel Korpri di Kawasan Perkantoran Panango, Senin (25/9)," kata juru bicara Bupati, Ahmadi Modeong, Selasa (26/9).

Meski demikian, Om Oku sapaan akrab untuk Bupati, mengatakan, kenaikan gaji tersebut diharapkan memotifasi para honorer untuk lebih meningkatkan kedisiplin dalam bekerja.

Kemudian Kepala SKPD diminta untuk lebih tegas dalam pemberian sanksi, termasuk wajib mengevaluasi kehadiran tenaga honor tiap tiga bulan sekali.

"Satu hari tidak hadir tanpa keterangan yang jelas, keluarkan saja dari tempat kerjanya. Masih banyak yang memerlukan pekerjaan ini," kata Ahmadi menirukan kalimat Bupati.

Bupati mengaku sering memperoleh laporan bahwa di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) banyak bermasalah dalam kehadiran.

Untuk itu Pimpinan Daerah (Pimda) tidak akan memberikan toleransi jika yang bersangkutan jarang ngantor dan menerima upah.

"Siapapun dia, kalau tidak pernah hadir keluarkan saja dari daftar honorer daerah," kata Ahmadi.

Bupati juga tidak segan untuk menambah gaji honorer dari diambil dari potongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terindikasi 'nakal'.

"Ambil saja disitu, tambahkan untuk gaji honor 2018 mendatang," kata Ahmadi.

Dibalik itu, Om Oku, berharap ditahun ini mendapatkan kenaikan Dana Insentif Daerah (DID). Jika naik maka penambahannya bisa diambil dari dana tersebut.

Bahkan katanya, bukan hanya tenaga honor yang akan ketimban rezeki nomplok tersebut, melainkan ASN juga akan mendapatkan kenaikan TKD.

"Karena ini kinerja kalian semua," tukas Ahmadi mewakili Bupati. (lix)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help