TribunManado/

Wawali Sompotan dan Kapolres Tomohon Bantu Keluarga Pungus-Tampilang

Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama dengan Kapolres Tomohon mengunjungi lokasi tempat tinggal keluarga Pungus-Tampilang.

Wawali Sompotan dan Kapolres Tomohon Bantu Keluarga Pungus-Tampilang
FERDINAND RANTI

TIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama dengan Kapolres Tomohon mengunjungi lokasi tempat tinggal keluarga Pungus-Tampilang.

Pemerintah mendirikan rumah semi permanen buat keluarga Pungus-Tampilang. Pantauan Tribun Manado, Senin (25/9/2017), wawali terlihat ikut berperan mendirikan rumah, wawali tampak turut bekerja mendirikan tiang-tiang rumah. Sompotan dengan tegas mengatakan.

Seperti yang beredar di media sosial yang mana pemerintah Kota Tomohon tidak ada perhatian terhadap pak Johanis Pungus ini, itu salah besar, seperti yang dijelaskan dinas Sosial dr John Lumopa, bapak ini penerima Rasra, PKH, KIS, BPJS ada juga ATM.

"Buktinya kami datang kesini karena peduli terhadap keluarga dan juga bantuan diberikan lengkap semua. Seperti kita lihat bersama, rumah ini tidak layak dihuni makanya saya dan pemerintah kelurahan mencari tempat untuk pembuatan rumah yang siap layak huni dan sementara dibangun," kata Sompotan.

Sompotan berharap pak Johanis bukan hanya mengharapkan bantuan dari masyarakat. "Karena bukan hanya sedikit bantuan dari masyarakat, ternyata keluhan dari masyarakat sekitar (tetangga) bahwa bapak ini tidak mau kerja, jadi kami berharap dengan perhatian pemerintah, kepolisian dan masyarakat. Pak Johanis lebih semangat kerja, bapak kelihatan masih sehat dan tidak mau bekerja," kata SAS demikian ia disapa.

Sementara Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi mengatakan pihaknya melakukan beberapa tahapan berupa survei yakni survei lokasi, survei kegiatan dan survei keadaan.

"Konsep kita bukan seperti konsep yang selama ini orang kasih bantuan itu bukan kasih ikannya tetapi kasih pancingnya. Selama ini dikasih ikan terus jadi bapak ini tidak tahu mencari bagaimana ikannya. Jadi besok-besok kita memberi bantuan berupa sarana kerja berupa cangkul, sarana kerja berupa bibit tanaman, koordinasi dengan masyarakat sekitar lahan mereka yang siap dijadikan bercocok tanam," jelas Kusmayadi.

Lanjutnya. Ternyata kewajiban-kewajiban pemerintah kota sudah dilakukan selama ini, tidak bisa juga menyalahkan secara personel bapak tersebut.

"Kita memberikan pencerahan khusus kepada beliau agar ada kesadaran, kita akan memberikan penyuluhan dan memberitahukan cara bercocok tanam agar bisa bekerja," katanya.

Kusmayadi menegaskan akan memanggil dan perlu adanya klarifikasi dari Sosialady.

"Kami perlu minta klarifikasi dari Sosialady tentang informasi ini karena viral, mungkin merasa Pemkot tidak berbuat, ternyata semua bantuan sudah diberikan.

Saya lihat kedalam bantuan begitu banyak tapi tidak terkordinir, semua memberikan bantuan, tapi tidak masalah atas bantuan masyarakat dan pemerintah dalam hal ini wakil wali Kota Tomohon," pungkasnya.

Sementara bapak Johanis mengucapkan Terima kasih atas bantuan dari pemerintah dan masyarakat selama ini. "Terima kasih atas bantuan dan kepeduliannya.

Saya memiliki anak empat, anak pertama saya di pantiasuhan dan anak kedua tinggal di rumah saudara.

Anak ketiga dan keempat tinggal bersama kami. Anak ketiga saya menderita penyakit epilepsi dan saya menderita hernia (usus turun)," kata dia. Sementara istrinya menderita gangguan jiwa.(fer)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help